Sabtu 02 Sep 2023 02:27 WIB

MDLN Gelar RUPSLB, Angkat Pascall Wilson dan Fetrizal ke Jajaran Direksi

RUPSLB Moderland menerima pengunduran diri David iman Santosa

PT Modernland Realty Tbk. (MDLN) menggelar acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), bertempat di Jakarta, Jumat (1/9/2023) RUPSLB dihadiri oleh segenap jajaran Dewan Komisaris dan Dewan Direksi, serta Notaris Perseroan.
Foto: dok istimewa
PT Modernland Realty Tbk. (MDLN) menggelar acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), bertempat di Jakarta, Jumat (1/9/2023) RUPSLB dihadiri oleh segenap jajaran Dewan Komisaris dan Dewan Direksi, serta Notaris Perseroan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Modernland Realty Tbk. (MDLN) menggelar acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), bertempat di Jakarta, Jumat (1/9/2023) RUPSLB dihadiri oleh segenap jajaran Dewan Komisaris dan Dewan Direksi, serta Notaris Perseroan. 

RUPSLB dibuka oleh Edwyn Lim sebagai Komisaris dan Iwan Suryawijaya (Komisaris Independen) sebagai pemimpin rapat. Agenda yang menjadi pembahasan dalam RUPSLB tersebut adalah persetujuan pengunduran diri dan pengangkatan Direktur Perseroan.

RUPSLB telah memutuskan untuk menerima pengunduran diri David Iman Santosa selaku Direktur dan menyetujui pengangkatan Pascall Wilson sebagai Direktur yang membawahi Divisi Industrialdan Fetrizal Bobby Heryunda sebagai Direktur yang membawahi Divisi Investasi & Strategi Korporasi.

Sehingga dengan demikian, perubahan susunan pengurus Perseroan menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Luntungan Honoris, Komisaris Utama 

Dwi Priyatno, Komisaris 

Edwyn Lim, Komisaris

Iwan Suryawijaya, Komisaris Independen 

Nita Tanawidjaja, Komisaris Independen 

Dewan Direksi

William Honoris Direktur Utama

Dharma Mitra Direktur 

Herman Direktur

Pascall Wilson Direktur

Fetrizal Bobby Heryunda Direktur

Disamping itu, Direktur Utama PT Modernland Realty Tbk William Honoris menuturkan, berbagai pencapaian yang didapat PT Modernland Realty Tbk. sepanjang 40 tahun terakhir tak lepas dari faktor leadership yang selalu dapat menerima kekurangan dan memperbaikinya serta mencari terobosan untuk melampaui perbaikan sehingga menjadi solusi yang lebih baik dan baru bagi perusahaan. 

“Perusahaan yang continuously successful bukan karena aset nya besar maupun jumlah karyawan yang banyak tapi bagaimana employee’s leadership yang baik. Yang mau menerima kekurangan, mau melakukan perbaikan dan mau berubah. Karena dunia usaha tidak stagnan, terus menerus berubah seperti halnya kita semua harus adapt to change,” tutur William Honoris.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement