Kamis 31 Aug 2023 18:57 WIB

Sejak 2017, SMF Setor Pajak Rp 1,3 Triliun ke Negara

Total pembayaran pajak dan dividen perusahaan sebesar Rp 2,01 triliun.

Direktur Utama PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Ananta Wiyogo (kiri) memberikan paparan saat konferensi pers laporan kinerja SMF di Jakarta, Jumat (2/3).
Foto: Republika/ Wihdan
Direktur Utama PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Ananta Wiyogo (kiri) memberikan paparan saat konferensi pers laporan kinerja SMF di Jakarta, Jumat (2/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Sarana Multigriya Finansial (SMF), BUMN di bidang pembiayaan perumahan, telah membayarkan pajak ke negara sebesar Rp 1,3 triliun, terhitung dari 2017 hingga Juni 2023. Adapun setoran pajak PT SMF pada 2023 tercatat sebesar Rp 68,47 miliar

Hal itu Direktur Utama PT SMF Ananta Wiyogo saat media briefing di Jakarta, Kamis (31/8/2023).

Baca Juga

Kata Ananta, akumulasi pembiayaan dividen perseroan ke pemerintah hingga Juni 2023 tercatat sebesar Rp 708,97 miliar. Dengan demikian, total pembayaran pajak dan dividen perusahaan sebesar Rp 2,01 triliun.

Ananta menambahkan, total investasi atau penyertaan modal negara (PMN) yang telah diterima oleh PT SMF senilai Rp 7,80 triliun, yang seluruhnya tersalurkan untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). "Untuk setiap Rp 1 triliun dana PMN yang digunakan oleh PT SMF berkontribusi terhadap pembentukan PDB sebesar Rp 1,86 triliun," ujar Ananta.

 

Selain berkontribusi terhadap PDB, penggunaan dana PMN juga berkontribusi pada penyerapan tenaga kerja. Pada 2021, dana PMN yang digunakan oleh perseroan andil dalam menambah penyerapan tenaga kerja hingga 6.585 individu.

PT SMF menjalankan pendanaan kreatif (creative financing) sebagai upaya keberlanjutan melalui sekuritisasi aset KPR untuk menyediakan sumber pendanaan jangka menengah panjang bagi pembiayaan perumahan.

Perseroan telah menyalurkan pembiayaan ke sektor perumahan sebesar Rp 4,6 triliun per semester I 2023, meningkat 5,38 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya yaitu Rp 4,3 triliun.

Necara kumulatif, SMF telah mengalirkan dana dari pasar modal ke sektor pembiayaan perumahan sebesar Rp 94,63 triliun, terdiri dari penyaluran pembiayaan serta pembelian KPR sebesar Rp 81,02 triliun. Selain itu, sekuritisasi KPR tercatat sebesar Rp 13,61 triliun dengan dana yang telah dialirkan tersebut telah membiayai 1,87 juta debitur.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement