Senin 14 Aug 2023 15:41 WIB

Strategi Ahli untuk Maksimalkan Jangkauan Mobil Listrik pada Cuaca Panas

Kendaraan listrik andalkan baterai yang berfungsi melalui keseimbangan reaksi kimia.

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Friska Yolandha
Mobil listrik (ilustrasi).  Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh pemilik mobil listrik adalah jangkauan yang terbatas.
Foto: Reuters
Mobil listrik (ilustrasi). Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh pemilik mobil listrik adalah jangkauan yang terbatas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh pemilik mobil listrik adalah jangkauan yang terbatas. Kecuali, jika Anda memilih Lucid Air, EV umumnya memiliki jarak tempuh yang lebih pendek dengan baterai penuh dibandingkan dengan mobil bertenaga bensin yang memiliki tangki penuh. Namun, dengan beberapa mobil listrik mengisi daya relatif lambat, pengemudi sering kali memperhatikan ketersediaan jarak tempuh mereka.

Namun, ada faktor lain yang dapat memengaruhi jangkauan EV Anda, termasuk cuaca panas. Selama gelombang panas yang melanda pada 2023, ada banyak pemilik mobil listrik menjadi lebih sadar dampak cuaca panas terhadap jangkauan kendaraan mereka.

Baca Juga

Mengapa cuaca panas dapat memengaruhi jangkauan EV? Kendaraan listrik mengandalkan baterai yang berfungsi melalui keseimbangan reaksi kimia. Saat suhu meningkat, reaksi kimia ini berjalan lebih lambat, yang mengharuskan baterai bekerja lebih keras dan menghabiskan energi lebih cepat. Hal ini bisa berarti Anda perlu sering mengisi daya baterai di cuaca panas, yang pada akhirnya mengurangi jangkauan mobil. Selain itu, penggunaan AC pada cuaca panas juga dapat memengaruhi jangkauan.

Sayangnya, memaksimalkan jangkauan EV di cuaca panas tidak semudah menekan tombol "cuaca panas" di mobil. Para ahli merekomendasikan beberapa langkah untuk mengatasi masalah ini.

Pertama, mengelola suhu kabin dengan bijak adalah kunci. Anda dapat memulai pendinginan interior mobil beberapa menit sebelum berangkat, ketika mobil masih terhubung dengan charger. “Dinginkan interior sebelum Anda berkendara dalam cuaca panas. Sekitar 10 hingga 15 menit sebelum Anda berangkat dan saat kendaraan masih menyala, hidupkan AC dan biarkan suhu kabin turun ke tingkat yang nyaman,” kata Senior Advice Editor di Carvana, Mark Holthoff, dilansir Digital Trends, Senin (14/8/2023).

Ini akan membantu mengurangi beban AC saat sedang dalam perjalanan, sehingga meningkatkan jangkauan total Anda. Selanjutnya, pilih tempat parkir yang teduh. Hindari parkir di bawah sinar matahari langsung untuk menghindari penyerapan panas di dalam mobil. Jika tempat teduh tidak tersedia, Anda dapat menggunakan penutup jendela reflektif atau kerai untuk melindungi interior dari panas matahari.

“Parkirkan EV Anda di tempat teduh untuk mengurangi penumpukan panas di dalam kendaraan,” ujar pendiri dan CEO perusahaan pengisian daya SparkCharge, Josh Aviv.

Selain itu, ada aturan dasar lain yang dapat membantu memaksimalkan jangkauan EV, seperti menggunakan mode ramah lingkungan jika tersedia, mengaktifkan pengereman regeneratif, dan memastikan ban mobil sesuai dan terawat dengan baik. Dengan strategi yang bijaksana, Anda dapat tetap berkendara dengan EV dengan jangkauan yang optimal, bahkan dalam cuaca panas yang ekstrem.

“Agar daya baterai tidak habis selama hari yang panas terik, rencanakan rute Anda dengan baik,” kata Aviv. Umi Nur Fadhilah

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement