Selasa 25 Jul 2023 20:35 WIB

Mulai Produksi 2029, Ini Rencana Pertamina Garap Blok Masela

Pertamina akan segera melakukan penyelesaian akuisisi Blok Masela.

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Ahmad Fikri Noor
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menandatangani MoU Strategic Partnership for Masela Block Development dengan Inpex.
Foto: Pertamina
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menandatangani MoU Strategic Partnership for Masela Block Development dengan Inpex.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Resmi menggarap Lapangan Abadi, Blok Masela, PT Pertamina (Persero) akan segera melakukan penyelesaian akuisisi. Usai menyelesaikan urusan akuisisi yang ditargetkan selesai sebelum 17 Agustus 2023 ini, Pertamina akan langsung melakukan Front Engineering Design (FED).

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjelaskan, Pertamina, Petronas, dan Inpex memerlukan waktu dua tahun untuk merampungkan FED ini. FED ini juga berbarengan dengan revisi Plan of Development (PoD) dengan menambahkan instrumen CCUS di dalam pengembangan Blok Masela.

Baca Juga

"Kita butuh paling lama dua tahun untuk menyelesaikan revisi POD dan FED ini. Baru nanti di tahun 2026, kami sudah bisa siapkan berkas yang perlu disetujui pemerintah," ujar Nicke di IPA Convex, Selasa (25/7/2023).

Nicke juga menjelaskan setelah revisi PoD dan FED rampung, Pertamina, Petronas dan Inpex akan menyepakati Final Investment Design (FID) dari proyek Blok Masela. FID ini penting untuk memetakan kebutuhan investasi dan ekuitas untuk menjalankan proyek Blok Masela.

Nicke menjelaskan dari waktu tersebut ketiga perusahaan bersama pemerintah paralel juga langsung melakukan kontrak EPC dan menyelesaikan pembangunan fasilitas di Blok Masela.

"Harapan pemerintah, onstream di tahun 2029. Untuk itu kita usaha besar untuk bisa mewujudkan hal ini dan bersama pemerintah kita cari cara untuk bisa mengakselerasi proyek ini," tegas Nicke.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement