Jumat 07 Jul 2023 20:24 WIB

Pembatasan di Candi Borobudur, TWC: Hanya Ada Delapan Sesi Kunjungan Per Hari

Batasan kuota pengunjung kini dipantau via sistem dan langsung bisa cek pemerintah.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Fuji Pratiwi
Candi Borobudur
Foto: ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
Candi Borobudur

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Pemerintah masih memberlakukan pembatasan kunjungan wisatawan Candi Borobudur sebanyak 1.259 pengunjung per harinya. General Manager Unit Borobudur PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Jamaludin Mawardi, mengatakan, pengunjung dibagi ke dalam delapan sesi tiap harinya. 

"Bagaimana mekanisme pengaturan 1.200 orang per hari, kami membaginya dalam delapan sesi kunjungan wisatawan. Karena jam buka wisatawan naik candi itu baru diizinkan mulai pukul 09.00-17.00," kata Jamaludin di Kawasan Taman Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (7/7/2023). 

Baca Juga

Jamaludin, menjelaskan sesi pertama kunjungan akan dimulai dari gerbang utama sekitar pukul 08.30 WIB, sehingga para pengunjung bisa naik dan tiba ke candi sekitar pukul 09.00 WIB. Masing-masing sesi akan berlangsung selama satu jam. 

Jika pengunjung sesi berikutnya datang lebih cepat maka pengunjung tersebut bisa menunggu di ruang tunggu hingga sesi sebelumnya selesai. Kunjungan Candi Borobudur akan didampingi oleh pemandu khusus serta menggunakan upanat atau alas kaki khusus. 

 

"Kalau dulu berapapun orangnya bisa masuk asal beli tiket langsung bisa naik, sekarang tidak bisa seperti itu. Seperti halnya harus mau boarding pesawat, mohon maaf, ini memang karena kuota 1.200 sekarang sudah dipantau melalui sistem dan itu secara langsung bisa diketahui sampai ke Ditjen Kebudayaan," ucapnya. 

Jamaludin mengatakan, pembelian tiket masuk Candi Borobudur bisa dilakukan dengan dua cara. Cara pertama yaitu dengan pembelian online di borobudurpark.com. Selain itu pembelian tiket juga bisa melalui on-site

"Tetapi online maupun on-site ini kita kalibrasikan dalam satu sesi yang sama itu kuotanya kira-kira 150. Kalau habis baru tersedi. lagi di sesi berikutnya begitu seterusnya sampai dengan sesi itu berakhir. Nah sehingga kalau setiap sesi itu dibatasi 150 kali 8 sesi kira-kira 1.200. Kalau sudah habis 1.200 berarti sudah kita close untuk yang naik ke Candi. Jadi yang tersisa adalah kunjungan yang hanya di halaman Candi," ungkap dia.

Pihak pengelola Taman Wisata Candi Borobudur membagi dua jenis tiket masuk kunjungan. Untuk pengunjung yang hanya menikmati Candi Borobudur di halaman candi hanya dikenakan tiket Rp 50 ribu untuk wisatawan domestik dan 25 dolar AS (Rp 375 ribu) untuk wisatawan mancanegara. Sedangkan untuk wisatawan yang ingin naik ke Candi Borobudur dikenakan tarif biaya masuk sebesar Rp 120 ribu untuk wisatawan domestik dan Rp 455 ribu untuk wisatawan mancanegara. 

"Belum ada tiket yang kita berlakukan dengan harga Rp 750 ribu sampai sekarang, sampai hari ini masih menggunakan tiket yang tadi saya sebutkan," kata Jamaludin.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement