Ahad 18 Jun 2023 19:48 WIB

Boeing Prediksi Jumlah Pesawat Naik Dua Kali Lipat pada 2042

Boeing memperkirakan 48.575 unit pesawat akan beroperasi pada 2042.

Logo Boeing Co
Foto: AP Photo/Ted S. Warren
Logo Boeing Co

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Boeing memprediksi jumlah pesawat komersial yang beroperasi di seluruh dunia menjadi dua kali lipat dalam 20 tahun ke depan. Boeing mengantisipasi peningkatan yang sedikit lebih besar daripada pesaingnya, Airbus.

Mengutip AFP, Ahad (18/6/2023), Zawya melaporkan, produsen pesawat Amerika itu memperkirakan 48.575 unit pesawat akan beroperasi pada 2042, dibandingkan dengan 24.500 unit tahun lalu. Ini akan membutuhkan produksi, di seluruh gabungan pabrikan, 42.595 pesawat atau sekitar separuh untuk menggantikan pesawat yang ada saat ini dan separuh lainnya untuk memperhitungkan pertumbuhan.

Baca Juga

Amerika Utara akan mengambil 23 persen dari pesawat baru ini, wilayah Asia-Pasifik 22 persen, Eurasia 21 persen dan China saja 20 persen. Proyeksi tersebut sejalan dengan yang dibuat Boeing tahun lalu. Tahun lalu, perusahaan memperkirakan armada penerbangan dunia yakni sebanyak 47.080 pesawat pada 2041.

Pada Rabu lalu, produsen saingan Boeing, Airbus, mengatakan, pihaknya mengantisipasi kebutuhan 40.850 pesawat penumpang dan kargo baru pada 2042, sehingga total armada dunia menjadi 46.560 pesawat.

 

"Setelah guncangan permintaan perjalanan udara akibat pandemi Covid-19, industri ini sekarang "beralih dari pola pikir pemulihan kembali ke dasar yang mendorong perjalanan udara"," kata Kepala Pemasaran Komersial Boeing Darren Hulst.

Hulst menunjuk pada hubungan antara kecenderungan untuk melakukan perjalanan dan PDB dunia. Dia perkirakan kedua komponen itu akan tumbuh secara substansial selama dua dekade berikutnya, membawa 500 juta orang lagi ke kelas menengah dan menjadikan mereka calon penumpang udara.

Boeing juga mengharapkan maskapai berbiaya rendah menjadi lebih dari dua kali lipat dalam 20 tahun ke depan. Pertumbuhan itu terbilang substansial, tetapi lebih lambat dari 20 tahun terakhir, ketika armada gabungan mereka tumbuh enam kali lipat.

Permintaan untuk pesawat kargo juga harus tetap kuat, dengan Boeing memperkirakan pertumbuhan lalu lintas kargo udara akan melampaui pertumbuhan perdagangan global secara keseluruhan.

 

 

sumber : AFP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement