Jumat 12 May 2023 22:01 WIB

Bidik Industri Pembangkit Listrik, Power Partners Perluas Bisnis di Indonesia

Strategi ekspansi Power Partners adalah dengan menggandeng industri data center

PT Power Partners Indonesia, anak perusahaan dari Power Partners Group mengumumkan pembukaan kantor dan gudang baru melalui acara grand opening yang diadakan di Delta Commercial Park 1, Lippo Cikarang Indonesia, Jawa Barat, Kamis (11/5/2023). Adapun fasilitas baru seluas 360 meter persegi tersebut akan berfungsi sebagai kantor utama PT PPI di Indonesia.
Foto: dok istimewa
PT Power Partners Indonesia, anak perusahaan dari Power Partners Group mengumumkan pembukaan kantor dan gudang baru melalui acara grand opening yang diadakan di Delta Commercial Park 1, Lippo Cikarang Indonesia, Jawa Barat, Kamis (11/5/2023). Adapun fasilitas baru seluas 360 meter persegi tersebut akan berfungsi sebagai kantor utama PT PPI di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Power Partners Indonesia, anak perusahaan dari Power Partners Group mengumumkan pembukaan kantor dan gudang baru melalui acara grand opening yang diadakan di Delta Commercial Park 1, Lippo Cikarang Indonesia, Jawa Barat, Kamis (11/5/2023). Adapun fasilitas baru seluas 360 meter persegi tersebut akan berfungsi sebagai kantor utama PT PPI di Indonesia. 

Pada acara tersebut, hadir sebagai pembicara , General Manager PT Power Partners Indonesia Rheinno Permata Soufyan, dan Managing Director HITEC Power Protection Leo Schouten.

Managing Director Power Partners Group Kyoji Tarao mengatakan perusahaan menyediakan sistem terintegrasi layanan daya siaga, seperti DRUPS, UPS, STS, Genset, Tata Surya, penutup yang disesuaikan dengan BESS, dan lebih lanjut. Selain itu, perusahaan akan memberikan layanan purna jual yang berkualitas, andal, rencana perawatan, dan recommisioning peralatan listrik.

“Kami sangat antusias untuk membangun kehadiran di Indonesia dan menciptakan lebih banyak peluang bisnis, terutama bidang industri pembangkitan listrik. Indonesia adalah pasar utama bagi kami dan kantor baru akan memungkinkan kami untuk melayani pelanggan dengan lebih baik dan memperkuat hubungan dengan mitra lokal,“ ujarnya dalam keterangan tulis, Kamis (11/5/2023).

Dia menjelaskan strategi ekspansi Power Partners di Indonesia antara lain bekerja sama dengan perusahaan lokal yang fokus pada industri oil & gas dan industri data center. Perusahaan juga berencana membuka lima cabang perusahaan oil & gas serta mengembangkan kemitraan dengan perusahaan lokal lain.

Perusahaan memiliki keunggulan dalam akses pasar lokal, fasilitas dan layanan logistik, kompatibilitas budaya dan bahasa, tenaga kerja terampil, kemitraan lokal, dan dukungan pemerintah.

Berdasarkan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Singapura dan Jepang termasuk teratas dalam investasi di Indonesia. Total investasinya masing-masing 9,8 miliar dolar AS dan 4,5 miliar dolar AS pada kuartal I 2022. Bersamaan dengan itu, tak dapat disangkal bahwa pasar tenaga listrik Indonesia siap bertumbuh signifikan.

Menurut laporan oleh Research & Markets, pasar tenaga listrik Indonesia diharapkan tumbuh CAGR 7,6 persen pada 2023-2028. Faktor pendorongnya antara lain pertumbuhan penduduk, urbanisasi, dan peningkatan permintaan listrik.

Adanya ekspansi itu, perusahaan bersemangat untuk menjadi bagian dari pasar tenaga listrik masa depan di Indonesia, permintaan tenaga listrik yang andal dan energi berkelanjutan diperkirakan terus meningkat.

Selain itu, perusahaan telah menyiapkan rencana ekspansi dan kemitraan dengan perusahaan lokal untuk memperkuat posisinya di pasar. Seluruh karyawan perusahaan di Indonesia merupakan tenaga kerja lokal, dengan total delapan karyawan.

Kantor Power Partner Group saat ini juga beroperasi di negara Malaysia, Taiwan, dan Vietnam, dengan Filipina menjadi negara yang direncanakan ekspansi selanjutnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement