Rabu 10 May 2023 10:44 WIB

Akademisi: Indonesia Punya Peran Strategis Kembangkan Ekonomi ASEAN

Indonesia menjadi pintu gerbang regional penting bagi perdagangan dan investasi.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Wakil Perdana Menteri Thailand dan juga Menteri Luar Negeri Don Pramudwinai, Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh, Presiden Indonesia Joko Widodo dan Perdana Menteri Laos Sonexay Siphandone (dari kiri) melambaikan tangan selama KTT ASEAN ke-42 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Indonesia, Rabu, 10 Mei 2023. Akademisi dari Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatra Barat, Rika Ampuh Hadiguna, mengatakan, Indonesia mempunyai peran strategis dalam mengembangkan ekonomi di kawasan The Association of Southeast Asian Nations (ASEAN).
Foto: Pool AFP/ Teluk Ismoyo/ via AP
Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Wakil Perdana Menteri Thailand dan juga Menteri Luar Negeri Don Pramudwinai, Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh, Presiden Indonesia Joko Widodo dan Perdana Menteri Laos Sonexay Siphandone (dari kiri) melambaikan tangan selama KTT ASEAN ke-42 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Indonesia, Rabu, 10 Mei 2023. Akademisi dari Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatra Barat, Rika Ampuh Hadiguna, mengatakan, Indonesia mempunyai peran strategis dalam mengembangkan ekonomi di kawasan The Association of Southeast Asian Nations (ASEAN).

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Akademisi dari Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatra Barat, Rika Ampuh Hadiguna, mengatakan, Indonesia mempunyai peran strategis dalam mengembangkan ekonomi di kawasan The Association of Southeast Asian Nations (ASEAN).

"Peran strategis Indonesia tersebut terutama dari sisi geoekonomi," kata Rika, di Padang, Rabu (10/5/2023).

Baca Juga

Hal tersebut disampaikan Prof Rika menanggapi posisi Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-42 ASEAN yang dilaksanakan di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Guru besar bidang ilmu sistem logistik tersebut mengatakan posisi strategis Indonesia dikarenakan secara geografis terletak di antara Asia Tenggara, Asia Timur, dan Australia. Hal ini membuat Indonesia menjadi pintu gerbang regional penting bagi perdagangan dan investasi.

Apalagi, Indonesia memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang besar, seperti lahan pertanian, tambang, dan laut yang melimpah. Kondisi tersebut memungkinkan Indonesia untuk menjadi salah satu produsen dan pengekspor utama dalam kawasan ASEAN. Meskipun mengalami beberapa fluktuasi, ekonomi Indonesia relatif stabil dibandingkan dengan beberapa negara di ASEAN, dan mampu menjaga pertumbuhan ekonomi yang baik selama bertahun-tahun.

Menurut dia, Indonesia adalah pasar yang besar dengan bermodalkan jumlah penduduk lebih dari 270 juta jiwa. Hal tersebut membuat Indonesia menjadi pasar menarik bagi pengusaha dan investor.

Terakhir, Indonesia memainkan peran penting dalam kepemimpinan ASEAN dan sering kali memimpin pembicaraan mengenai isu-isu ekonomi dan politik dalam kawasan. Indonesia juga perlu terus berusaha untuk memperkuat pengaruhnya guna mewujudkan kawasan industri halal dan keuangan syariah yang maju.

"Ini sangat strategis ditambah kepemimpinan Indonesia dalam KTT ASEAN," ujar Rika.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement