Pertamina Siapkan 391 'SPBU Berjalan' Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas Mudik

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Friska Yolandha

Senin 10 Apr 2023 18:40 WIB

Petugas mengisi bahan bakar minyak kendaraan pemudik di Rest Area 487 B, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (7/5/2022). PT Pertamina (Persero) menyiapkan 391 motor pengangkut bahan bakar minyak (BBM) atau motoris yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mengisi bahan bakar di tengah perjalanan mudik. Foto: ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho Petugas mengisi bahan bakar minyak kendaraan pemudik di Rest Area 487 B, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (7/5/2022). PT Pertamina (Persero) menyiapkan 391 motor pengangkut bahan bakar minyak (BBM) atau motoris yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mengisi bahan bakar di tengah perjalanan mudik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina (Persero) menyiapkan 391 motor pengangkut bahan bakar minyak (BBM) atau motoris yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mengisi bahan bakar di tengah perjalanan mudik. Keberadaan 'SBPU berjalan' itu sebagai antisipasi jika terdapat pemudik yang kehabisan bensin akibat kemacetan lalu lintas.

Direktur Pemasaran Regional, Pertamina Patra Niaga, Mars Ego Legowo Putra, mengatakan, jumlah motoris yang disediakan para momen mudik tahun ini merupakan yang terbanyak.

Baca Juga

"Biasanya hanya sekitar 290-an motoris, ini ada tambahan 100 armada untuk memastikan layanan ke masyarakat tidak terganggu," kata Mars, dalam Konferensi Pers Posko Nasional Sektor ESDM Ramadhan dan Idul Fitri 1444 H di Jakarta, (10/4/2023).

Mars menuturkan, terhitung sejak 1 April 2023, Pertamina telah mengaktifkan Satgas Internal untuk mengawal penambahan pasokan BBM menjelang periode mudik. Meski stok BBM secara nasional memiliki ketahanan di atas 16 hari, ia mengatakan, Pertamina harus dapat memastikan pasokan itu sampai ke tangan konsumen.

Selain penyediaan motoris, pihaknya juga telah menyiagakan 1.500 SPBU buka 24 jam dari total 7.400 SPBU Pertamina. Sebagai tambahan, Pertamina menyiapkan 201 kantong SPBU di mana tersedia mobil-mobil tangki sudah siap dengan pasokannya untuk menyuplai SPBU sekitarnya.

"Kami antisipasi bagaimana mengerahkan mobil tangki ke SPBU (di tengah kemacetan) kami akan siapkan pengawalan ke SPBU," ujar Mars.

Meski demikian, Mars mengimbau masyarakat untuk dapat memenuhi tangki bensin kendaraannya sebelum melakukan perjalanan. Mengingat kepadatan lalu lintas bisa terjadi pada arus puncak mudik dan ikut berimbas kepada antrean di SPBU.

"Kami juga imbau kepada masyarakat sebelum berangkat khususnya yang menggunakan kendaraan roda empat, syukur-syukur bisa gunakan BBM non subsidi karena kualitas lebih baik dan irit," katanya.

 

Terpopuler