Senin 20 Mar 2023 20:47 WIB

Ini Daftar 13 Motor Listrik yang Disubsidi Rp 7 Juta!

Total anggaran yang disiapkan dalam program ini mencapai Rp 7 triliun.

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Lida Puspaningtyas
Pekerja menata sepeda motor listrik Gesits yang telah selesai dirakit di pabrik PT Wika Industri Manufaktur (WIMA), Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/10/2021). WIMA menargetkan penjualan sepeda motor listrik dengan 85 persen komponennya produksi dalam negeri dan baru saja diekspor ke Senegal tersebut sebanyak tujuh ribu unit hingga akhir 2021.
Foto: ANTARA/Aditya Pradana Putra
Pekerja menata sepeda motor listrik Gesits yang telah selesai dirakit di pabrik PT Wika Industri Manufaktur (WIMA), Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/10/2021). WIMA menargetkan penjualan sepeda motor listrik dengan 85 persen komponennya produksi dalam negeri dan baru saja diekspor ke Senegal tersebut sebanyak tujuh ribu unit hingga akhir 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah resmi memulai program bantuan pembelian motor listrik sekaligus konversi motor listrik senilai Rp 7 juta per unit. Sejauh ini ada delapan produsen motor listrik yang telah memenuhi persyaratan untuk mendapatkan subsidi.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika, Kementerian Perindustrian, Taufiek Bawazier mengatakan, salah satu yang dipersyaratkan yakni motor listrik yang mendapatkan subsidi harus mendapatkan sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Baca Juga

"Jumlah perusahaan industri kendaraan listrik roda dua yang memiliki sertifikat TKDN di atas 40 persen per hari ini sudah ada delapan perusahaan untuk 13 model," kata dia dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (20/3/2023).

Taufiek mengatakan, pedoman pemberian bantuan untuk pembelian kendaraan roda dua motor listrik itu juga telah ditandatangani dan diundangkan pada hari ini, 20 Maret 2023.

 

"Kita berikan satu website Sisapira, Sistem Informasi Pemberian Bantuan Pembelian Kendaraan Listrik Roda Dua," kata dia.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani, menyampaikan, total anggaran yang disiapkan dalam program tersebut mencapai Rp 7 triliun untuk tahun 2023-2024 dengan jumlah total kendaraan yang disubsidi sebanyak satu juta unit.

Untuk tahun 2023 pemerintah menyediakan 200 ribu unit motor listrik baru yang akan diberikan bantuan pembelian serta 500 ribu unit untuk konversi dengan anggaran Rp 1,75 triliun.

Sementara pada tahun 2024 disiapkan bantuan untuk 600 ribu unit motor listrik serta 150 ribu unit untuk konversi dengan alokasi anggaran Rp 5,25 triliun. "Dengan demikian total kebutuhan anggarannya adalah Rp 7 triliun," ujarnya.

Adapun, untuk penerima manfaat motor listrik baru hanya khusus diberikan bagi UMKM penerma kredit usaha rakyat (KUR), penerima bantuan produktif usaha mikro (BPUM), penerima bantuan subsidi upah serta penerima subsidi listrik tegangan 450 VA dan 900 VA, sedangkan untuk motor konversi tidak ada batasan.

Berikut daftar motor listrik yang mendapatkan subsidi Rp 7 juta per unit:

PT Wika Industri Manufaktur:

- GESITS G1 A/T

- UNITED T1800 A/T

PT Terang Dunia Internusa:

- UNITED TX3000 A/T

- UNITED TX1800 A/T

PT Smoot Motor Indonesia:

- Smoot elektrik Tempur

- Smoot elektrik Zuzu

PT Volta Indonesia Semesta:

- Volta 401

PT Juara Bike:

- SELIS E-Max

- SELIS Agats

PT Triangle Motorindo:

- VIAR New Q1

PT Artas Rakata Indonesia:

- RAKATA X5

- RAKATA S9

PT Hartono Istana Teknologi:

- POLYTRON PEV 30M1 A/T

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement