Ahad 05 Feb 2023 10:20 WIB

Pasarkan Produk SBN, BRI Berikan Literasi Keuangan

Pada tahun ini pemerintah menerbitkan SBN seri SBR012 yang memiliki dua tenor.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolandha
Logo Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Foto: Antara
Logo Bank Rakyat Indonesia (BRI).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) atau BRI terus melakukan edukasi terkait literasi keuangan di Indonesia untuk mendorong peningkatan financial inclusion. Bersama komunitasnya yakni BRI Financial Management (FAME) Community, BRI melakukan kolaborasi bersama Kementerian Keuangan melalui kegiatan sosialisasi tentang pengetahuan keuangan.

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengatakan, antusiasme masyarakat cukup tinggi. “Dengan dilaksanakannya program ini, membuktikan wujud serta bukti nyata BRI terus berkomitmen untuk tumbuh dan memberikan layanan terbaik kepada para nasabahnya,” kata Handayani dalam pernyataan tertulisnya, Sabtu (4/2/2023).

Baca Juga

Kegiatan diselenggarakan melalui acara Gowes Bareng (GoBar) dalam kegiatan Car Free Day (CFD) pada 29 Januari 2023 dengan mengusung tema Gowes Bareng Untuk Tetap Bahagia. Salah satu agenda yang dilaksanakan yaitu pemasaran produk Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama 2023.

Melalui Produk SBR012, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan berupaya mengakomodasi minat masyarakat dalam berinvestasi. Perbedaan yang dapat terlihat di antara produk SBR012-T2 dan SBR012-T4 yaitu terletak pada waktu jatuh tempo dan nilai maksimum pembelian.  

 

Pada tahun ini, pemerintah menerbitkan SBN seri SBR012 yang memiliki daya tarik tersendiri menjadi dua tenor yaitu SBR012-T2 dan SBR012-T4. Masyarakat sudah dapat mulai membeli produk tersebut selama masa sejak 19 Januari hingga 9 Februari 2023. 

Imbal hasil atau kupon SBR012-T2 yang memiliki tenor dua tahun ialah 6,15 persen PER tahun. Sementara SBR012-T4 yang bertenor empat tahun menawarkan kupon 6,35 persen per tahun yang merupakan kupon minimal.

Imbal hasil SBR012 sendiri bersifat mengambang dengan batas minimal (floating with floor). Dengan begitu, diharapkan dapat meningkatkan pengembangan pasar SBN domestik melalui penjualan produk SBR012.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat yang sedang melakukan aktivitas di CFD menjadi target utama dari pemasaran produk SUN Ritel khususnya SBR. Hal tersebut bertujuan untuk menarik minat masyarakat serta memudahkan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut seputar produk tersebut. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement