Jumat 09 Sep 2022 09:47 WIB

Pertamina Kilang Internasional Serap Tenaga Kerja Lokal

Para pemuda yang direkrut ditempatkan terlebih dahulu di Kilang Cilacap.

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Satria K Yudha
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati meninjau Kilang Pertamina Grass Root Refinery (GRR) Tuban, Jawa Timur.
Foto: Republika/Rahayu Subekti
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati meninjau Kilang Pertamina Grass Root Refinery (GRR) Tuban, Jawa Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kilang Pertamina Internasional merekrut 20 pemuda asal Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, sebagai calon pekerja. Para pemuda tersebut merupakan penerima beasiswa pendidikan lanjutan Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas angkatan 2019 dan telah lulus Agustus lalu. 

 

Rombongan diantar oleh orang tua masing-masing dan dilepas oleh Imam Sunarto, Senior Project Manager Early Work PT KPI dari area ground breaking proyek Grass Root Refinery (GRR) Tuban, Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Tuban. Imam menyebut para putra daerah yang berangkat ke Kilang Cilacap ini adalah pionir atau pembuka jalan bagi generasi muda Jenu lainnya yang kelak diharapkan memegang peranan penting di kilang GRR Tuban. Acara pelepasan dilaksanakan pada Rabu (7/9).

 

“Adik-adik akan ditempatkan di Cilacap terlebih dahulu, dengan harapan mendapatkan pengalaman yang banyak baik sebagai operator ataupun bidang lainnya di kilang. Nantinya apabila kilang GRR Tuban ini selesai dibangun, diharapkan kembali sebagai pemimpin-pemimpin di kilang GRR Tuban. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak-banyaknya,” kata Imam dalam pengarahannya seperti dikutip pada Jumat (9/9). 

 

Imam juga menekankan pentingnya implementasi budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kepada seluruh penerima beasiswa Jenu, mengingat sifat dan lingkungan pekerjaan di kilang BBM yang kompleks dan berisiko tinggi. Imam menutup sambutannya dengan harapan agar seluruh calon pekerja ini dapat menjadi kebanggaan negara.

 

“Jenu saat ini sudah terdengar di Eropa, di Rusia, dan di Madrid. Mereka sudah mencanangkan adanya pembangunan kilang di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban ini. Apabila kilang ini jadi dan kalian menjadi bagian dari kemajuan kilang ini tentunya akan membanggakan orang tua, Tuban, maupun Indonesia” kata Imam.

 

Pjs Corporate Scretary PT KPI Milla Suciyani menyatakan, keberangkatan para penerima beasiswa ke Kilang Cilacap menjadi tonggak baru bagi upaya pemberdayaan masyarakat sekitar area proyek GRR Tuban. Para generasi muda asli ring satu Proyek GRR Tuban, tidak hanya diberikan kesempatan menempuh pendidikan di sekolah tinggi terkemuka di bidang minyak dan gas, melainkan juga langsung dikaryakan di fasilitas kilang pengolahan BBM perusahaan.

 

Ia mengatakan, hal tersebut mencerminkan komitmen untuk memajukan sekaligus mendorong pengembangan sumber daya manusia di sekitar proyek kilang yang sejalan dengan SDG’s ke-4 soal pendidikan berkualitas dan SDG’s ke-8 mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

 

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang paling penting dalam upaya membangun peradaban masyarakat. Selain itu pendidikan merupakan warisan terbaik karena tidak akan terputus manfaatnya kepada masyarakat luas apabila ditularkan kepada masyarakat,” katanya. 

 

Ahmad Zaenul, salah satu pemuda yang diberangkatkan ke Kilang Cilacap bersyukur atas kesempatan yang diberikan kepadanya. “Untuk saat ini saya fokus menimba ilmu dan pengalaman di luar, nanti pulang ke Tuban sudah siap membantu pembangunan di Tuban,” kata dia. 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement