Kamis 08 Sep 2022 03:05 WIB

Orang Terkaya Jerman Ingin Membeli Lebih Banyak Saham Lufthansa

Orang terkaya Jerman ini juga memiliki 30 persen saham di perusahaan pelayaran Jerman

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Nidia Zuraya
Maskapai jerman Lufthansa
Foto: Flickr
Maskapai jerman Lufthansa

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Orang terkaya Jerman ingin membeli lebih banyak saham Deutsche Lufthansa AG. Hal ini disampaikan setelah menginvestasikan sebagian besar kekayaannya dalam bidang logistik ke maskapai terbesar di Eropa itu.

Klaus-Michael Kuehne disebut-sebut sedang mempertimbangkan untuk memperluas 15,01 persen sahamnya di maskapai penerbangan berbendera Jerman, menurut pengajuan dari Kuehne Holding AG Selasa (6/9/2022) malam. Awal tahun ini, pengusaha logistik ini menggeser posisi pemerintah Jerman sebagai pemegang saham terbesar operator penerbangan tersebut.

Baca Juga

“Ketertarikan kami pada Lufthansa tidak terputus. Saya baru-baru ini melakukan pembicaraan konstruktif dengan ketua dewan pengawas dan dewan eksekutif. Oleh karena itu, kami bermaksud untuk mengakuisisi lebih lanjut saham Lufthansa ketika ada kesempatan,” kata pria berusia 85 tahun itu dalam pernyataannya, dikutip di Bloomberg, Rabu (7/9/2022).

Kuehne juga menyatakan minatnya untuk mengambil kursi dewan di Lufthansa bernilai 31,3 miliar dolar AS, menurut Bloomberg Billionaires Index. Dirinya adalah ketua kehormatan dan pemilik mayoritas Kuehne + Nagel, perusahaan ekspedisi kargo laut terbesar di dunia.

 

Sementara tokoh terkemuka ini belum berkomentar secara terbuka tentang visi keseluruhannya untuk membangun saham Lufthansa, beberapa perusahaan pelayaran besar telah membuka cabangnya ke penerbangan komersial, terutama operator dengan operasi kargo seperti Lufthansa.

Di sisi lain, perusahaan logistik telah menikmati keuntungan yang melonjak selama beberapa tahun terakhir, di tengah ledakan pengiriman barang. Hal tersebut menyebabkan beberapa perusahaan menginvestasikan kembali pendapatan tersebut ke maskapai penerbangan.

Perusahaan induk Kuehne juga memiliki 30 persen saham di perusahaan pelayaran Jerman Hapag-Lloyd AG, sebuah perusahaan yang sampai sekarang belum melakukan upaya untuk mengakuisisi operasi penerbangan. Divisi kargo Lufthansa mengoperasikan armada pesawat kargo besar dan juga memanfaatkan ruang perut di jet divisi penumpang.

Raksasa logistik Prancis CMA CGM SA pada bulan Mei setuju untuk mengakuisisi saham di Air France-KLM, sementara raksasa kontainer MSC Mediterranean Shipping Company SA telah mengajukan penawaran bersama dengan Lufthansa untuk mengakuisisi Italia Trasporto Aereo, yang dikenal sebagai ITA, penerus maskapai gagal Alitalia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement