Selasa 30 Aug 2022 12:46 WIB

Mata Air Group Tahun Ini Perkuat Ekpansi Bisnis dengan Sejumlah Strategi

Keanggunan bangunan ini diciptakan melalui langgam yang menjadi ciri khas Mata Air.

Pendiri Mata Air Group Leonard Tambunan.
Foto: Istimewa
Pendiri Mata Air Group Leonard Tambunan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Mata Air Group dikenal sebagai salah satu perusahaan design & build terkemuka di kategori luxury di Indonesia, terus mengembangkan bisnisnya. Pada 2022 ini, gebrakan Mata Air lainnya adalah melakukan ekspansi bisnis.

Di antaranya, menurut pendiri Mata Air Group Leonard Tambunan, dengan memperkuat solidaritas tim dalam memberikan pelayanan yang lebih baik lagi dan menjaga hubungan kemitraan. Seperti kepada Legrand, Galleria, Demix, Tuscany, Le Chateau, Daikin, Quadra, dan lainnya.

Untuk memberikan kualitas yang excellent kepada para client, kata Leonard Tambunan, pihaknya menuangkan pengetahuan arsitektur dan manajemen konstruksi untuk mengembangkan perusahaannya. Selain itu, Mata Air juga mendapat sertifikat ISO 9001:2015 di 2021.

"Kami tidak hanya menciptakan desain hunian mewah dan anggun juga mewujudkannya menjadi bangunan berkualitas dan memiliki nilai investasi yang tinggi," ujar Leonard dalam siaran persnya yang diterima Republika.co.id, Selasa (30/8).

Menurut Leonard, keanggunan bangunan ini diciptakan melalui langgam yang menjadi ciri khas Mata Air yaitu Art Deco dan Traditional American Style, juga Modern Contemporer. Ketiganya, dianggap cocok untuk para klien yang ingin rumah atau bangunannya tampil beda dan tetap mewah, megah, serta berkelas.

Dalam mewujudkan bangunan impian, kata dia, para klien Mata Air mendapat pelayanan terpadu berupa Design, Build, dan Maintenance. "Sehingga memudahkan proses dari gambar kerja hingga serah terima kunci dan merawat bangunan tersebut," katanya.

Selain itu, kata dia, dengan inovasi terkini Freedom Is The Ultimate Luxury yang telah menyesuaikan untuk kenyamanan hidup di era New Normal menghasilkan desain ruang dan bangunan yang lebih smart, lebih sehat, dan lebih user-friendly di masa kini.

"Selama lebih dari 20 tahun berkarya, Mata Air Group tetap berambisi untuk berkembang dan terdepan," ujarnya.

Sementara itu, menurut Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Trisakti, TB Robby Budiansyah, pihaknya mengapresiasi Mata Air terutama pendirinya, yakni Leonard Tambunan yang telah berkontribusi dan ikut mendukung Ikatan Alumni Universitas Trisaksi. Pihaknya bangga kepada beliau sebagai salah satu alumni yang telah berhasil melalui Mata Air Group. 

"Kami berharap apa yang telah dilakukan oleh beliau bisa menjadi pemicu semangat bagi calon-calon arsitek maupun alumni lainnya untuk ikut memajukan dunia arsitek khusunya dan berperan untuk ikut pembangunan negara ini umumnya," papar Robby.

Menurut Ketua Archventure Adhipati, Yasir Ronny, pihaknya senang bisa bersinergi dengan Mata Air. "Sebagai sesama anggota developer, Pak Leonard telah memberikan contoh yang bisa menjadi panutan. Saya berharap di moment ini Mata Air ke depan lebih maju lagi dan terus dapat mengembangkan serta mamajukan industri arsitektur Tanah Air," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement