Rabu 16 Mar 2022 10:10 WIB

IHSG Terdorong Kuatnya Blue Chip, Ini Tiga Saham yang Perlu Dicermati

IHSG terdorong kenaikan indeks LQ45 seperti saham EMTK dan WSKT

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Warga melihat layar pergerakan saham di Jakarta. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Rabu (16/3). IHSG naik ke posisi 6.951,35 setelah sempat ditutup terkoreksi pada perdagangan kemarin sebesar 0,49 persen ke level 6.918,18.
Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat/rwa.
Warga melihat layar pergerakan saham di Jakarta. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Rabu (16/3). IHSG naik ke posisi 6.951,35 setelah sempat ditutup terkoreksi pada perdagangan kemarin sebesar 0,49 persen ke level 6.918,18.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Rabu (16/3). IHSG naik ke posisi 6.951,35 setelah sempat ditutup terkoreksi pada perdagangan kemarin sebesar 0,49 persen ke level 6.918,18.

Kenaikan IHSG ditopang indeks LQ45 yang juga menguat hari ini. Saham EMTK menjadi yang paling tinggi kenaikannya sebesar 5,05 persen ke level 2.290. WSKT dan MEDC menyusul dengan masing-masing naik 3 persen.

Baca Juga

Menguatnya IHSG juga sejalan dengan bursa saham global. Di Asia mayoritas indeks saham menguat. Sedangkan di Amerika Serikat, S&P 500, dan Nasdaq kompak menguat di atas dua persen. Sementara DJI menguat 1,82 persen.

"Kenaikan indeks juga di topang oleh sedikit optimisme yang datang dari putaran pembicaraan terkini antara Rusia dan Ukrania," kata Phillip Sekuritas Indonesia dalam risetnya, Rabu (16/3).

Penasihat Presiden Ukrania Ihor Zhovkva mengatakan, perundingan lewat video antara perwakilan dua negara tersebut berjalan secara lebih konstruktif. Rusia telah menghentikan tuntutan agar Ukrania menyerah kalah. Ini menjadi titik terang bagi hubungan kedua negara.

Di pasar komoditas, harga minyak mentah turun tajam selama dua hari beruntun. Harga kontrak berjangka (futures) minyak jenis WTI turun di bawah 100 dolar AS per barel menjadi 96 dolar AS per barel, sekitar 27 persen lebih rendah dari level tertinggi harian (intraday high) minggu lalu.

Meski demikian, saham-saham yang berkaitan dengan migas terpantau dapat bertahan di zona hijau. pada awal perdagangan ini, saham MEDC menguat 2,70 persen ke level 570, PGAS menguat 1,44 persen ke level 1.405 dan ELSA menguat 1,41 persen ke level 288.

Phillip Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG akan berpotensi menguat pada hari ini. Beberapa saham yang bisa dicermati secara teknikal antara lain

BFIN  

Short Term Trend  : Bullish

Medium Term Trend  : Bullish 

Trade Buy           : 1320

Target Price 1   : 1420

Target Price 2   : 1460

Stop Loss           : 1220

CARE

Short Term Trend  : Sideways

Medium Term Trend  : Bullish

Trade Buy           : 515 

Target Price 1   : 540

Target Price 2   : 560

Stop Loss           : 490

OASA  

Short Term Trend  : Bullish

Medium Term Trend  : Bullish 

Trade Buy           : 655

Target Price 1   : 720

Target Price 2   : 760

Stop Loss           : 590

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement