Selasa 15 Mar 2022 13:00 WIB

Kementan Dorong Mahasiswa Polbangtan Dukung Produksi Kedelai

Kedelai adalah sumber pangan penting selain padi dan jagung

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih
 Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) melaksanakan panen komoditas kedelai di Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Rabu (4/11/2020).
Foto: dok. Kementan
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) melaksanakan panen komoditas kedelai di Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Rabu (4/11/2020).

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN - Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) turut berpastisipasi menyokong ketahanan pangan nasional dalam pengembangan produksi kedelai.

"Upaya tersebut untuk mendukung program Kementan agar setiap mahasiswa turun ke lapangan dan mendukung informasi peningkatan produktivitas kedelai di masa pandemi saat ini," kata Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Selasa (15/3/2022).

Baca Juga

Ia mengatakan kedelai merupakan komoditas dengan permintaan yang tinggi. Karena itu, pengembangan kedelai sangat diperlukan terutama untuk meningkatkan produktivitas dan memenuhi kebutuhan dalam negeri. Sehingga di situlah peran mahasiswa sebagai tombak utama dalam membantu pemerintah sebagai penggerak dan pendukung program Kementan saat ini.

Seperti dilakukan oleh mahasiswa Polbangtan Medan yang membudidayakan kedelai di lahan pertanian milik Polbangtan. Diharapkan setiap mahasiswa mampu menguasai budidaya kedelai dan turut berperan dalam upaya produksi kedelai sebagai salah satu upaya pendukung program Kementan di era 4.0 saat ini.

Mahasiswa Polbangtan Medan melakukan kegiatan panen kedelai. Kegiatan berlangsung di kampus Polbangtan Medan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan soft skill mahasiswa. Pasalnya, produksi kedelai saat ini kian langka sehingga harga jualnya terus melambung.

Menurut Dedi, ada beberapa alasan mengapa kedelai merupakan komoditas strategis di Indonesia pada Milennial Agricultural Forum (MAF) bertajuk Mengembalikan Kejayaan Kedelai (Prospek Budidaya dan Olahannya). Pertama, kedelai merupakan komoditas tanaman pangan terpenting ketiga setelah padi dan jagung. Kedua, kedelai merupakan bahan pangan penting dalam menunjang ketahanan pangan.

Ketiga, kedelai adalah komoditas pertanian penting dalam perekonomian dan keempat merupakan bahan dasar industri pangan dan industri pakan. Kelima, kedelai merupakan sumber protein nabati.

"Kedelai adalah sumber pangan penting selain padi dan jagung yang digemari hampir semua lapisan usia, sehingga setiap tahun kebutuhannya terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan kebutuhan bahan baku industri olahan," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement