Jumat 18 Feb 2022 00:10 WIB

Kesadaran Masyarakat Indonesia Soal Kuliner Halal Semakin Tinggi

Pasar makanan halal Indonesia bernilai 69 miliar dolar AS pada 2021.

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Nidia Zuraya
ILUSTRASI. Logo halal pada produk tersertifikat halal oleh Majelis Ulama Indonesia
Foto: Anadolu Agency
ILUSTRASI. Logo halal pada produk tersertifikat halal oleh Majelis Ulama Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) mendorong peningkatan kesadaran dan preferensi masyarakat Indonesia untuk kuliner halal. Direktur Eksekutif KNEKS, Ventje Rahardjo mengatakan KNEKS berkomitmen sebagai konsolidator program strategis agar Indonesia jadi pusat produsen halal dunia.

"Status halal makanan sekarang semakin penting, sehingga permintaan produknya semakin tinggi," katanya dalam Halal Food Lifestyle Forum, Kamis (17/2/2022).

Baca Juga

Pasar makanan halal Indonesia bernilai 69 miliar dolar AS pada 2021. Sebanyak 58 persen diantaranya dinikmati oleh generasi milenial dan generasi Z yang  menganut gaya hidup sehat.

Ventje mengatakan semakin menular gaya hidup halal dan thayyib maka akan berimbas positif pada rantai pasoknya di segala sektor. Termasuk pada permintaan sertifikasi halal di pelaku usaha makanan, khususnya UMKM.

Chief Food Officer GoFood, Nitya Wulandari menyampaikan banyak pengusaha UMKM yang semakin sadar akan kebutuhan sertifikat halal pada produknya. Hal ini terlihat dari minat mereka untuk memiliki halal tagging merchant di platform GoFood mereka.

"Saat ini baru ada sekitar 2.000 merchant yang memiliki halal tagging dan kebanyakan adalah merchant besar, yang UMKM juga banyak yang berminat namun kebanyakan belum punya sertifikat halal," katanya.

Nitya menjelaskan halal tagging tersebut bisa diperoleh dengan mendaftarkan sertifikat halal merchantnya. Data sertifikasi kemudian diverifikasi oleh pihak GoFood untuk kemudian bisa tertera logo halal certified di merchant platform.

GM Operational Boga Group, Novita Christian menambahkan, sertifikat halal memang menjadi daya tarik dan sangat berpengaruh pada penjualan. Sejumlah merek di Boga Group yang telah bersertifikasi halal mengalami kenaikan penjualan dari sebelum bersertifikasi halal.

"Dari sisi kami sebagai owner juga jadi lebih tenang dan percaya diri untuk memasarkan produk yang sudah halal," katanya.

Boga Group yang memiliki sejumlah merek kuliner berkomitmen untuk melindungi konsumen salah satunya dengan sertifikasi halal. Menurutnya, Boga Group menginformasikan secara transparan kehalalan produk mereka di setiap resto dan platform.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement