Senin 18 Oct 2021 12:10 WIB

Penciptaan Wirausaha Baru Harus Terus Digalakkan

Pemberdayaan ekonomi rakyat menjadi salah satu hal penting

Pembukaan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW).
Foto: Dekranas
Pembukaan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemberdayaan ekonomi rakyat menjadi salah satu hal yang penting dan mendesak dilakukan saat ini. Terlebih di tengah situasi pandemi Covid-19 yang belum usai.

Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Wury Ma’ruf Amin meminta segenap anggotanya turut aktif berperan serta menggerakkan kembali sektor kerajinan. Pemberdayaan ekonomi rakyat menjadi salah satu hal penting dan mendesak untuk dilakukan. 

"Penciptaan dan pengembangan wirausaha baru harus terus digalakkan di berbagai sektor agar ekonomi masyarakat terus bertumbuh, ujar dia menegaskan saat membuka program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW). 

Dalam keterangan tertulis itu, Ibu Wakil Presiden berharap program PKW bisa menumbuhkan wirausaha-wirausaha baru. Para pelaku usaha yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan serta berkontribusi dalam upaya pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan sektor-sektor ekonomi. "Salah satunya yaitu kerajinan tenun yang merupakan salah satu komoditi unggulan di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan dalam rangka pelestarian warisan budaya setempat," katanya.

 

Bertempat di Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTT, program PKW dibuka oleh Wury Amin. Kegiatan ini diselenggarakan secara luring dan diikuti oleh 1.000 peserta yang berasal dari 18 (delapan belas) Kabupaten/Kota di NTT. 

Peserta PKW diutamakan anak usia sekolah yang tidak sekolah atau yang telah lulus sekolah namun tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi yang berusia antara 15 hingga 25 tahun. Selain itu juga diutamakan warga masyarakat yang belum memiliki pekerjaan. 

PKW dilakukan secara bersamaan di beberapa daerah dengan jumlah jam pelaksanaan mencapai 200 jam yang dimulai pada 17 Oktober 2021. Kegiatan mencakup pendidikan teori maksimal 40 persen dan praktek keterampilan paling sedikit 60 persen. 

Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian, mengatakan selain program PKW, diberikan pula bantuan sarana produksi berupa peralatan tenun dan alat pendukungnya. Bantuan diharapkan bisa mengakselerasi penumbuhan wirausaha baru di NTT. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement