Jumat 08 Oct 2021 06:12 WIB

Simulasi Pelayanan Penumpang Internasional di Bali Dimulai

Simulasi dilakukan agar penerapan pelayanan dan protokol kesehatan berjalan baik.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolandha
Petugas beraktivitas di
Foto: Antara/Fikri Yusuf
Petugas beraktivitas di

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persiapan pembukaan penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali terus dilakukan. Salah satunya juga akan dilakukan simulasi pelayanan penumpang internasional di bandara tersebut. 

“Dalam waktu dekat, seluruh pihak yang terkait dengan rencana ini (pembukaan penerbangan internasional di Bali) akan melakukan simulasi pelayanan terhadap pelaku perjalanan internasional di Bandara Ngurah Rai," kata Direktur Utama Airnav Indonesia M Pramintohadi Sukarno dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (6/10). 

Pramintohadi menuturkan, Airnav cabang Denpasar juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Khususnya bersama semua stakeholder penerbangan seperti Pemerintah Daerah Provinsi Bali, Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali (OTBAN), TNI Angkatan Udara, PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Kepolisian Republik Indonesia, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Denpasar, Bea Cukai Ngurah Rai, para operator penerbangan internasional (maskapai), dan ground handling. 

Dari simulasi tersebut, kata dia, masing-masing akan membuat Standar Operating Procedure (SOP). "Ini untuk memastikan semua hal yang berkaitan dengan pelayanan penerbangan dan protokol kesehatan berjalan dengan baik,” tutur Pramintohadi.

Dia menambahkan, Airnav siap melayani seluruh slot time yang telah dikoordinasikan dengan PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola Bandara Ngurah Rai. Begitu juga hang disetujui oleh Direktorat Angkutan Udara Kementerian Perhubungan selaku Regulator. 

Baca juga : Pemerintah Siapkan 35 Hotel di Bali Jadi Lokasi Karantina

Pramintohadi mengatakan, Airnav memiliki aplikasi CHRONOS yang siap membantu pengaturan slot time penerbangan. "Nantinya, pengaturan slot time tersebut akan disesuaikan dengan berbagai kebutuhan protokol kesehatan untuk para penumpang pesawat yang akan berangkat maupun yang baru mendarat,” jelas Pramintohadi. 

Pramintohadi menuturkan, Airnav selalu siap memberikan pelayanan navigasi yang prima dalam segala kondisi, termasuk ketika frekuensi penerbangan mengalami kondisi yang fluktuatif selama pandemi Covid-19. Dia memastikan, Airnav juga memiliki sumber daya yang memadai untuk selalu memberikan pelayanan terbaik. 

“Kami berkomitmen untuk selalu menjaga kualitas pelayanan yang terbaik di segala situasi. Pulihnya kondisi penerbangan di langit nusantara sudah kami nantikan dengan kesiapan penuh," ungkap Pramintohadi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement