REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi berkomitmen menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait program diskon transportasi untuk angkutan Lebaran 2026. Presiden meminta Kementerian Perhubungan memastikan program diskon transportasi dapat berjalan optimal.
"Kami akan terus memantau program diskon tersebut. Kami akan meminta dan memantau maskapai serta seluruh moda transportasi yang memberikan program ini," ujar Dudy saat pembukaan Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 (1447 H) di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Dudy menegaskan program ini harus dijalankan oleh maskapai dan seluruh moda transportasi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Ia mengaku tidak segan menindak operator transportasi yang tidak menjalankan ketentuan tersebut.
"Apabila ditemukan adanya pelanggaran, maka kami akan melakukan teguran dan memberikan sanksi apabila program diskon tersebut tidak berjalan sesuai harapan atau sebagaimana yang ingin kami sampaikan kepada masyarakat," ucap Dudy.
Dudy menyebut program diskon transportasi bertujuan memastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaat keringanan biaya transportasi selama periode mudik Lebaran. Oleh karena itu, Kementerian Perhubungan menyiapkan sejumlah skema untuk menindak operator transportasi yang tidak menjalankan program tersebut.
"Jadi nanti ada teguran dan juga sanksi kepada pihak-pihak yang tidak melaksanakan secara tepat program diskon tersebut," kata Dudy.