Rabu 26 May 2021 14:41 WIB

TaniHub Bakal Serap Hasil Produksi Petani Binaan Bulog

Kerja sama Tanihub dan Binaan Bulog termasuk pengembangan infrastruktur

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama CEO TaniHub Group, Pamitra Wineka meninjau gudang e-commerce agrikultur di fasilitas National Fulfillment Center (NFC) Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (21/4). Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau produk pertanian Indonesia yang diekspor ke Uni Emirat Arab (UAE) yaitu 14,5 ton buah semangka.
Foto: Kementan RI
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama CEO TaniHub Group, Pamitra Wineka meninjau gudang e-commerce agrikultur di fasilitas National Fulfillment Center (NFC) Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (21/4). Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau produk pertanian Indonesia yang diekspor ke Uni Emirat Arab (UAE) yaitu 14,5 ton buah semangka.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Platform e-commerce penyedia produk pertanian, TaniHub resmi bekerja sama dalam ekosistem bisnis pertanian bersama Perum Bulog. TaniHub melalui unit usahanya bakal menyerap hasil pertanian yang diproduksi langsung oleh para petani binaan Bulog.

Chief Executive Officer TaniHub Group, Pamitra Wineka mengatakan, perjanjian tersebut mencakup kerja sama pengembangan dalam bidang infrastruktur. Itu karena Bulog dan TaniHub memiliki jaringan dan sistem pergudangan dengan cakupan yang sangat luas di seluruh Indonesia.

Perjanjian itu juga bakal menaungi kolaborasi dalam bidang investasi teknologi dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki oleh TaniHub Group sebagai salah satu pemain agritech terbesar di Indonesia.  

Secara detail, Pamitra menjelaskan, TaniHub melalui TaniSupply sebagai pengelola rantai pasok akan menyerap hasil pertanian mitra petani Bulog. Hasil serapan tersebut nantinya bakal dipasarkan melalui e-commerce Tani Hub yang menjadi bisnis utama.

"Kami berharap kerjasama ini akan memperbaiki ekosistem pertanian yang berujung pada kesejahteraan petani, peternak, dan nelayan yang bermitra dengan kedua belah pihak, baik Bulog maupun TaniHub Group,” kata Pamitra dikutip Republika.co.id, Rabu (26/5).

Lebih lanjut, ia menjelaskan, penyerapan hasil petani juga dilakukan secara dua arah. Selain menyerap hasil tani Bulog, TaniSupply juga dapat memasok produk segar (fresh) untuk seluruh gerai milik Bulog, seperti jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) yang terbesar di seluruh wilayah Indonesia.

Selain kerja sama dalam penyerapan hasil tani, Pamitra mengatakan, TaniHub lewat anak usahanya TaniFund dapat menyediaan pembiayaan bagi petani binaan Bulog dengan sistem peer-to-peer lending.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement