Senin 10 May 2021 19:09 WIB

Menteri KKP: Ramaikan Lebaran dengan Menu Ikan

KKP membagikan 1,5 ton ikan beku kepada warga yang bermukim di sekitar kantor KKP.

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Friska Yolandha
Produk ikan (ilustrasi). Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membagikan 1,5 ton ikan beku dan ratusan paket produk olahan ikan untuk para pekerja dan warga yang bermukim di sekitaran kantor KKP.
Foto: Edi Yusuf/Republika
Produk ikan (ilustrasi). Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membagikan 1,5 ton ikan beku dan ratusan paket produk olahan ikan untuk para pekerja dan warga yang bermukim di sekitaran kantor KKP.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membagikan 1,5 ton ikan beku dan ratusan paket produk olahan ikan untuk para pekerja dan warga yang bermukim di sekitaran kantor KKP. Pembagian ikan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H merupakan bagian dari program Bulan Mutu Karantina (BMK) yang setiap tahun digelar oleh KKP.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menemui langsung warga dan pekerja penerima paket bantuan ikan. Penyerahan dilakukan secara simbolik di Gedung Mina Bahari III, Kantor KKP, Senin (10/5).

Baca Juga

"Semoga ini bisa membantu bapak dan ibu untuk memenuhi kebutuhan pangan Lebaran," ujar Trenggono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (10/5).

Paket bantuan dikemas dalam styrofoam berukuran besar, berisikan ikan beku masing-masing tiga kilogram serta produk olahan ikan. Ikan beku terdiri atas ikan jenis mackarel dan ikan bandeng.

Warga penerima bantuan merupakan warga tiga Rukun Tetangga (RT) yang bertempat tinggal di sekitaran kantor KKP. Sedangkan pekerja terdiri dari petugas keamanan, petugas kebersihan dan teknisi yang sehari-hari bekerja di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Trenggono mengimbau warga dan para pekerja untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, baik ketika bekerja maupun saat berada di tengah masyarakat. 

"Tolong protokol kesehatan tetap dijaga ya," ucap Trenggono.

Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Rina mengatakan penyelenggaraan Bulan Mutu Karantina (BMK) tahun ini merupakan yang ke-6 kalinya digelar. Pelaksanaanya setiap tahun melibatkan 47 kantor perwakilan BKIPM di seluruh Indonesia dan rangkaian kegiatan di dalamnya meliputi BKIPM peduli sosial, BKIPM peduli lingkungan, dan BKIPM peduli pelayanan publik. 

Kegiatan tersebut, kata Rina, dilatarbelakangi perlunya sosialisasi kepada masyarakat untuk membangun kesadaran dan partisipasi dalam hal perkarantinaan ikan dan mutu keamanan hasil perikanan. 

"Kemudian sebagai upaya menyerap hasil perikanan di lapangan. Dengan mengkonsumsi ikan sehat dan bermutu yang merupakan salah satu sumber asupan protein yang tinggi sangat baik untuk menjaga daya tahan tubuh sehingga mengurangi risiko warga terpapar virus corona," ungkap Rina.

Sampai dengan hari ini, BMK ke-6 dengan tema 'Ikan Sehat Bermutu Untuk Mendukung Pemenuhan Protein Masyarakat' telah dilaksanakan di 45 lokasi kabupaten/kota dari 87 lokasi yang direncanakan. Jumlah bantuan yang disalurkan sebanyak 26.490 paket dengan total volume 34 ton produk perikanan. Penerima manfaat terdiri dari pondok pesantren, dan masyarakat umum.

Sementara itu, Puji Lestari seorang warga penerima mengaku senang mendapat bantuan paket ikan dari KKP. Ikan yang didapat akan diolahnya menjadi hidangan berbuka puasa dan lebaran untuk disantap bersama keluarga.

"Lumayan banyak (ikannya), jadi bisa untuk berbuka dan sepertinya sampai juga untuk lebaran. Ini sangat membantu sekali untuk gizi warga di sini," ungkap Puji.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement