Selasa 23 Mar 2021 11:11 WIB

Indofood CBP Bukukan Laba Bersih Rp 6,59 Triliun

Indofood CBP akan terus beradaptasi terhadap perubahan tren dan perilaku konsumen.

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Nidia Zuraya
Direktur Utama dan CEO Indofood CBP Anthony Salim.
Foto: Republika/ Wihdan
Direktur Utama dan CEO Indofood CBP Anthony Salim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) berhasil membukukan kinerja yang positif sepanjang tahun 2020. Perseroan mampu mencatatkan pertumbuhan laba bersih meski berada di tengah kondisi pandemi Covid-19. 

"Didukung oleh kekuatan merek-merek produk, model bisnis terintegrasi yang tangguh serta jaringan distribusi yang luas meskipun di tengah-tengah kondisi pandemi, ICBP dapat kembali mencatatkan kinerja yang baik," kata Direktur Utama dan CEO ICBP, Anthoni Salim, Selasa (23/3). 

Baca Juga

Berdasarkan laporan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, ICBP mencatatkan penjualan neto konsolidasi sebesar Rp 46,64 triliun. Capaian tersebut tumbuh 10 persen dibandingkan tahun 2019 yang tercatat Rp 42,30 triliun.

Pertumbuhan penjualan ini membuat laba usaha ICBP naik 24 persen menjadi Rp 9,20 triliun dari Rp 7,40 triliunn. Marjin laba usaha perseroan pun naik dari 17,5 persen pada tahun 2019 menjadi 19,7 persen pada tahun 2020.

 

Dengan demikian, perseroan mampu memcetak laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 6,59 triliun. Jumlah tersebut tumbuh 31 persen dibandingkan tahun 2019 yang hanya Rp 5,04 triliun. 

Sehingga marjin laba bersih ICBP pada tahun 2020 meningkat menjadi 14,1 persen dari 11,9 persen pada tahun sebelumnya. Adapun core profit perseroan meningkat 13 persen menjadi Rp 5,82 triliun dari Rp 5,16 triliun.

Anthoni menambahkan, perseroan akan terus beradaptasi secara dinamis terhadap perubahan tren dan perilaku konsumen yang terjadi secara cepat. "Dalam menghadapi tantangan dan peluang baru ke depannya, kami akan mempertahankan keunggulan kami, serta tetap waspada dalam menjaga kesehatan karyawan kami," tuturnya.

Pada perdagangan sesi pertama hari ini, saham ICBP telah menguat sebesar 4,25 persem ke level Rp9.200. Penguatan tersebut telah terjadi selama sepekan terakhir. Meski demikian, secara year to date saham ICBP masih terkoreksi sebesar 4,18 persen.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement