Sabtu 07 Feb 2026 10:20 WIB

Laba Bersih Bank Digital BCA Melonjak 98 Persen pada 2025

BCA Digital mencatat pertumbuhan signifikan sepanjang 2025.

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Friska Yolandha
blu by BCA Digital
Foto: BCA Digital
blu by BCA Digital

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG — Bank Digital BCA mencatatkan lonjakan laba bersih sebesar 98 persen secara tahunan pada 2025 menjadi Rp213,4 miliar. Kinerja tersebut ditopang pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK), penyaluran kredit, serta peningkatan pendapatan operasional.

Head of Corporate Planning BCA Digital Yoga T. Halim mengatakan capaian tersebut menjadi tonggak penting bagi perseroan di tengah persaingan perbankan digital.

Baca Juga

“Tahun 2025 menjadi tonggak sejarah baru di mana perseroan berhasil mencatatkan laba bersih Rp213,4 miliar,” ujar Yoga T. Halim dalam diskusi Mini Studio BCA Digital: Ngobrol C.U.A.N di Mini Studio BCA Expoversary 2026, ICE BSD, Jumat (6/2/2026).

Pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan meningkatnya kepercayaan nasabah. Sepanjang 2025, total DPK BCA Digital tumbuh 22 persen menjadi Rp14,3 triliun.

Penyaluran kredit juga meningkat signifikan. Hingga akhir 2025, kredit yang disalurkan mencapai Rp8,6 triliun atau tumbuh 31 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Seiring dengan itu, pendapatan operasional perseroan naik 38 persen menjadi Rp1,5 triliun.

Pertumbuhan kinerja tersebut ditopang oleh basis nasabah yang terus bertambah. Hingga akhir 2025, jumlah nasabah BCA Digital telah melampaui 3 juta pengguna.

Di tengah ekspansi bisnis, BCA Digital juga mencatatkan aktivitas keberlanjutan yang terukur. Melalui program literasi keuangan bluAcademy, perseroan menjangkau 1.876 peserta sepanjang 2025 dengan peningkatan literasi rata-rata sekitar 96,5 persen.

Pada aspek lingkungan, perseroan mengelola sekitar 5.200 kilogram sampah melalui kolaborasi pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular yang setara dengan penurunan emisi karbon sekitar 1.400 kilogram CO2e. Selain itu, penggunaan kartu fisik berbahan lebih dari 85 persen material daur ulang turut menekan emisi karbon sekitar 1.500 kilogram CO2e.

Memasuki 2026, BCA Digital menargetkan pertumbuhan berkelanjutan dengan fokus pada penguatan tata kelola, perluasan ekosistem digital, serta peningkatan kapasitas teknologi untuk mendukung layanan keuangan yang lebih inklusif.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement