Rabu 06 Jan 2021 10:08 WIB

Industri Otomotif AS: Rebound Penjualan Berlanjut di 2021

GM melaporkan adanya kenaikan 4,8 persen dalam penjualan AS pada kuartal keempat.

Aktivitas pabrik di Ford Motor Co. Industri otomotif di Amerika Serikat (AS) memprediksi kenaikan penjualan mobil masih akan berlanjut pada tahun ini.
Foto: AP Photo/Carlos Osorio
Aktivitas pabrik di Ford Motor Co. Industri otomotif di Amerika Serikat (AS) memprediksi kenaikan penjualan mobil masih akan berlanjut pada tahun ini.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- General Motor Co (GM) sangat percaya diri, pada 2021 penjualan mereka akan meningkat. Hal itu terlihat pada laporan penjualan kuartal empat yang menunjukkan hasil positif meski masih dalam keadaan masa pandemi.

Selain itu, para eksekutif menyuarakan optimisme bahwa penjualan yang sempat rendah pada periode April-Mei akan rebound dan berlanjut hingga 2021.

Baca Juga

Dilaporkan oleh Reuters, Rabu (6/1), GM melaporkan adanya kenaikan 4,8 persen dalam penjualan AS pada kuartal keempat, sementara Toyota Motor Corp dan Volkswagen AG mengalami kenaikan penjualan masing-masing 9,4 persen dan 10,8 persen.

Meski pada 2020 penurunan penjualan di AS terasa sekali dari 17,1 juta pada 2019, pada  2020 industri otomotif AS hanya berhasil menjual sekitar 14,5 juta hingga 14,6 juta kendaraan saja.

 

Namun, dengan distribusi vaksin yang nantinya sudah menyebar, suku bunga yang rendah, dan penghematan konsumen yang kuat, pemerintah setempat meyakinkan bahwa industri otomotif akan tumbuh lebih baik.

Pejabat di Toyota berharap, penjualan kendaraan baru di AS pada 2021 sebesar 16 juta, sementara VW memperkirakan 15,6 juta.

"Kami siap untuk mengguncang 2021," kata Wakil Presiden Grup Toyota Motor Amerika Utara dan manajer umum divisi Toyota, David Christ kepada wartawan melalui telepon konferensi, menggambarkan konsumen AS sebagai konsumen yang tangguh.

 

 

sumber : Antara/Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement