Ahad 20 Dec 2020 19:00 WIB

Jelang Liburan, KAI Sudah Jual 38 Ribu Tiket

Untuk keberangkatan hari ini (Ahad, 20/12) KAI mengoperasikan 72 perjalan

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Nidia Zuraya
Calon penumpang mencetak tiket di Stasiun Senin, Jakarta, Ahad (13/12/2020). PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menjual sebanyak 222.867 tiket atau 22 persen dari total tiket yang tersedia untuk libur Natal dan Tahun Baru 2021 (Nataru) untuk periode keberangkatan 18 Desember 2020 hingga 6 Januari 2021.
Foto: ANTARA/Galih Pradipta
Calon penumpang mencetak tiket di Stasiun Senin, Jakarta, Ahad (13/12/2020). PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menjual sebanyak 222.867 tiket atau 22 persen dari total tiket yang tersedia untuk libur Natal dan Tahun Baru 2021 (Nataru) untuk periode keberangkatan 18 Desember 2020 hingga 6 Januari 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Memasuki dua hari masa angkutan libur Natal dan Tahun Baru 2019/2020 pada 18-19 Desember, PT Kereta Api Indonesia (KAI) sudah menjual sebanyak 38.147 tiket. Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan pemberangkatan pelanggan tersebut melalui 136 perjalanan kereta api (KA) jarak jauh.

“KAI memastikan bahwa seluruh pelanggan yang diberangkatkan telah mematuhi seluruh protokol kesehatan yang ditetapkan,” kata Didiek, Ahad (20/12).

Baca Juga

Dia merinci, pada 18 Desember, KAI memberangkatkan 19.767 pelanggan melalui 70 perjalanan KA. Sementara pada 19 Desember, KAI memberangkatkan 18.380 pelanggan melalui 66 perjalanan KA.

“Rute favorit selama dua hari tersebut adalah relasi Jakarta ke Yogyakarta dan Surabaya,” tutur Didiek.

 

Untuk keberangkatan hari ini (Ahad, 20/12), Didiek mengatakan KAI mengoperasikan 72 perjalanan. Hingga pukul 08.00 WIB, kata Didiek, KAI sudah menjual 18.727 tiket dan jumlahnya akan terus bertambah hingga malam nanti.

Selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2021, Didiek mengatakan seluruh jajaran KAI juga melakukan posko untuk memastikan pelayanan kepada pelanggan berjalan dengan baik. Selain itu juga untuk memastikan berbagai protokol Kesehatan diterapkan secara disiplin oleh semua penumpang. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement