Rabu 16 Dec 2020 18:09 WIB

Dibantu FSRU, Pertamina Optimistis PLTGU Jawa 1 Capai Target

Kapal FSRU mengirim gas ke PLTGU Jawa 1 melalui pipa.

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Fuji Pratiwi
Pertamina meresmikan FSRU Jawa Satu sebagai salah satu infrastruktur gas untuk memasok kebutuhan gas PLTGU Jawa 1, Rabu (16/12).
Foto: dok Pertamina
Pertamina meresmikan FSRU Jawa Satu sebagai salah satu infrastruktur gas untuk memasok kebutuhan gas PLTGU Jawa 1, Rabu (16/12).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina (Persero) meresmikan kapal regasifikasi gas terapung (Kapal Floating Storage Regasification Unit/FSRU) Jawa Satu. Dengan bantuan FSRU, Pertamina melalui PT Pertamina Power Indonesia yakin bisa memenuhi target operasi.

Kapal FSRU Jawa Satu memiliki kapasitas kargo penyimpanan liquefied natural gas (LNG) sebesar 170.150 meter kubik dengan kapasitas unit regasifikasi 300 MMscfd. Nantinya kapal ini akan meregasifikasi pasokan LNG yang berasal dari BP Tangguh dimana commissioning unit regasifikasi kapal FSRU akan dilaksanakan pada Maret 2021.

Baca Juga

Selanjutnya akan dilakukan pengiriman gas melalui pipa sepanjang 21 km ke PLTGU Jawa 1 yang berada di Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Listrik yang dibangkitkan oleh PLTGU Jawa 1 akan dikirimkan ke gardu induk PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Kecamatan Cibatu Dua, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Melihat kemajuan proyek serta dukungan dari semua pihak, kami yakin dapat memenuhi target operasi komersial pada Desember 2021 mendatang," kata Heru Setiawan sebagai Chief Executive Officer PT Pertamina Power Indonesia.

Pengerjaan proyek PLTGU Jawa 1 terintegrasi ini juga dilaksanakan secara kemitraan dalam setiap tahapnya. Dalam tahap teknis dan perizinan, konsorsium bekerja sama dengan Poyry, Kwarsa Hexagon, Tigenco, WP, Royal, Haskoning, dan B&V.

Untuk tahap EPC, OEM FSRU bekerja sama dengan Samsung C&T, Samsung Engineering, General Electrics, Meindo, dan Samsung Heavy Industries. Sementara pada aspek legal, bekerja sama dengan Latham & Watkins, Shearman & Sterling dan Widyawan. Sedangkan terkait aspek keuangan bekerja sama dengan ING, Marsh, Tugu Pratama Indonesia, PwC dan para pemberi pinjaman.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi