Rabu 20 May 2020 12:38 WIB

Pemerintah Kenya Siapkan Paket Stimulus Ekonomi

Pemerintah Kenya menganggarkan 503 juta dolar AS untuk menangani dampak Covid-19.

Rep: Adinda Pryanka/ Red: Citra Listya Rini
Peta negara Kenya.
Peta negara Kenya.

REPUBLIKA.CO.ID, NAIROBI – Pemerintah Kenya berencana menghabiskan 53,7 miliar shilling atau sekitar 503 juta dolar AS untuk paket stimulus guna mendukung dunia usaha yang terkena dampak pandemi Covid-19. Langkah ini disampaikan Departemen Keuangan Kenya, seperti dilansir Bloomberg, Rabu (20/5). 

Bantuan yang disebut sebagai paket stimulus pasca Covid-19 ini akan memberikan jaminan kredit, pinjaman untuk usaha kecil serta mmebantu menopang fasilitas di sektor wisata. Menteri Keuangan Ukur Yatani telah menyebutkan rinciannya dalam surat kepada parlemen. 

Yatani mengatakan kepada legislatif, Presiden Uhuru Kenyatta telah menyetujui paket stimulus. Ia juga mengajukan perubahan proposal anggaran 2020-2021 sebelumnya kepada anggota parlemen dengan menambahkan ketentuan baru. 

Kenya yang merupakan ekonomi terbesar Afrika Timur menghadapi pukulan telak akibat pandemi di tengah upaya negara utnuk meningkatkan pendapatan dan mendanai proyek-proyek pembangunan. Pemerintah pun menilai, pertumbuhan ekonomi melambat menjadi 2,5 persen tahun ini, turun dibandingkan perkiraan sebelumnya, sekitar 6,2 persen. 

Kementerian Keuangan Kenya berharap, program stimulus tidak mempengaruhi defisit anggaran. Defisit semula diproyeksikan turun menjadi 7,3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada 20202-2021, dari perkiraan 8,2 persen pada tahun ini sampai Juni.

Yatani mengatakan, intervensi fiskal untuk stimulus akan didanai melalui realokasi dari pos belanja lain, bantuan keuangan dan surplus dari perusahana milik negara. 

Pemerintah Kenya juga berencana mempercepat pembayaran tagihan yang tertunda dan pengembalian pajak ke perusahaan. Paket stimulus akan mulai berlaku pada tahun fiskal, yakni 1 Juli. 

Langkah-langkah lain yang juga sudah dipikirkan untuk membangkitkan ekonomi adalah program pekerjaan sementara untuk kaum muda hingga subsidi input pertanian. Rehabilitasi jalan, sekolah dan pembangunan fasilitas air juga masuk dalam program.

Pemerintah turut mempercepat pembayaran transfer tunai kepada para lanjut usia (lansia), orang cacat, anak yatim dan anak-anak rentan. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement