Jumat 01 May 2020 13:14 WIB

Indah Kiat akan Terbitkan Obligasi Rp 3 Triliun

60 persen dana hasil obligasi akan digunakan untuk pembayaran utang Indah Kiat.

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Nidia Zuraya
Sejumlah pekerja melakukan penyortiran kertas di pabrik PT Indah Kiat Pulp and Paper (Tbk) Perawang Mills di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Selasa (3/9/2019).
Foto: Antara/FB Anggoro
Sejumlah pekerja melakukan penyortiran kertas di pabrik PT Indah Kiat Pulp and Paper (Tbk) Perawang Mills di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Selasa (3/9/2019).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) Tbk akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper I Tahun 2020 dengan Jumlah Pokok Obligasi sebanyak-banyaknya sebesar Rp 3 triliun. Obligasi ini akan terdiri dari 3 seri, yaitu Seri A dengan jangka waktu 370 hari, Seri B dengan jangka waktu 3 tahun, Seri C dengan jangka waktu 5 tahun.

Dalam pernyataan resminya, Kamis (30/4) disebutkan 60 persen dana hasil penerbitan Obligasi tersebut akan digunakan untuk pembayaran kembali utang Perseroan berupa pokok pinjaman dan/atau bunga pada saat jatuh tempo.

Baca Juga

Sekitar 40 persen akan dipergunakan untuk modal kerja Perseroan yang terdiri antara lain adalah pembelian bahan baku pembantu produksi, energi dan bahan bakar, barang kemasan serta biaya overhead.

Perseroan menjelaskan bahwa penjualan neto konsolidasian Perseroan tahun 2019 sebesar 3,223 miliar dolar AS, turun  sebesar 3,4  persen dibandingkan dengan tahun 2018  sebesar 3,335 miliar dolar AS.

Laba usaha konsolidasian mengalami penurunan dari 894,0 juta dolar AS pada tahun 2018 menjadi 560,4 juta dolar AS pada tahun 2019, atau turun sebesar 37,3 persen. Laba neto yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mengalami penurunan dari 588,2 juta dolar AS pada tahun 2018  menjadi 274,4 juta dolar AS pada tahun 2019 atau turun sebesar 53,4 persen.

Per 31 Desember 2019, kapasitas produksi Perseroan per tahun adalah 3,0 juta ton pulp, 1,7 juta ton kertas, 2,1 juta ton packaging (kertas kemasan) dan 108 ribu ton tissue. Perseroan juga mempekerjakan secara langsung sekitar 12.300 orang karyawan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement