Senin 16 Mar 2020 15:06 WIB

Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji di Jabar Aman

Pertamina menyiapkan strategi penyaluran apabila diperlukan tambahan pasokan.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Gita Amanda
Pertamina pastikan pasokan BBM dan elpiji di Jabar dan Banten aman. Foto Pertamina(Prayogi/Republika)
Foto: Prayogi/Republika
Pertamina pastikan pasokan BBM dan elpiji di Jabar dan Banten aman. Foto Pertamina(Prayogi/Republika)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pertamina memastikan pasokan dan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan elpiji di wilayah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat aman tersedia di tengah wabah virus corona atau Covid-19 yang tengah menyebar di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk tenang dalam situasi saat ini.

Unit Manager Comrel & CSR Marketing Operation Region III, Dewi Sri Utami mengatakan pihaknya terus memantau penyaluran BBM ke wilayah Banten, DKI dan Jawa Barat. Menurutnya, pihaknya menyiapkan strategi penyaluran apabila diperlukan tambahan pasokan.

Baca Juga

“Kami mengimbau masyarakat tenang karena stok BBM dan elpiji aman," ujarnya melalui keterangan pers yang diterima, Senin (16/3).

Menurutnya, pihaknya tetap memberikan pelayanan untuk masyarakat dan mengedepankan kondisi kesehatan dan stamina para karyawan. Ia pun mengungkapkan jika pihaknya menerapkan protokol pencegahan virus corona kepada karyawan.

"Pertamina tetap menerapkan SOP seperti pengukuran suhu pekerja operasi yg akan melaksanakan tugasnya, membekali seluruh petugas SPBU dengan masker dan penyediaan hand sanitizer, secara bertahap," katanya.

Menurutnya, petugas yang berkaitan dengan operasional seperti pekerja di Terminal BBM, Depot elpiji, awak mobil tangki tetap bekerja seperti biasa. Dengan

pengaturan jam kerja dan memudahkan akses transportasi dengan sistem penjemputan.

Dewi menambahkan hingga minggu pertama Maret penyaluran BBM di wilayah Region III, Banten, DKI dan Jabar untuk jenis gasoline masih sama dengan penyaluran rata-rata setiap bulan berkisar 26,5 ribu kilo liter (KL) per hari. Sedangkan untuk jenis gasoil rata-rata mencapai 9.500 KL per hari.

"Penyaluran elpiji sampai minggu kesatu Maret mencapai hampir 6.000 MT per hari, yang meliputi elpiji subsidi dan nonsubdisi," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement