Kamis 30 Jan 2020 11:16 WIB

IHSG Menguat Seiring Aksi Beli Investor

Momentum koreksi saham sebelumnya dimanfaatkan oleh investor melakukan akumulasi beli

Karyawan beraktivitas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) usai Pembukaan Perdagangan BEI Tahun 2020 di Jakarta, Kamis (2/1).
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Karyawan beraktivitas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) usai Pembukaan Perdagangan BEI Tahun 2020 di Jakarta, Kamis (2/1).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (30/1) dibuka menguat seiring investor mengambil posisi beli memanfaatkan saham-saham yang harganya sudah terkoreksi. IHSG dibuka menguat 17,05 poin atau 0,28 persen menjadi 6.130,10. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 4,52 poin atau 0,45 persen menjadi 1.004,84.

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya di Jakarta, Kamis mengatakan koreksi harga saham dalam beberapa hari terakhir ini dijadikan momentum sebagian investor melakukan akumulasi beli saham sehingga IHSG bergerak naik.

"Momentum koreksi saham hari sebelumnya dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka menengah hingga panjang," katanya.

Saat ini, lanjut dia, secara teknikal IHSG sedang berada dalam konsolidasi wajar sebelum dapat melanjutkan kenaikan lebih tinggi.

Direktur Utama Foster Asset Management Andreas Yasakasih menambahkan sentimen wabah virus corona dapat menjadi faktor yang bisa menahan kenaikan IHSG lebih tinggi.

"Masalah virus corona masih menjadi perhatian investor, investor wait and see, butuh konfirmasi mengenai penanganannya bagi yang telah terkontaminasi," ujarnya.

Menurut dia, hal itu dikarenakan dampak wabah virus corona dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi global. Pasalnya, segala target yang dicanangkan dalam mendorong perekonomian dapat menjadi tidak berjalan sesuai harapan.

"Pengaruh virus corona besar terhadap ekonomi global kalau tidak segera teratasi," ucapnya.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei melemah 233,80 poin (1,00 persen) ke 23,145,60, indeks Hang Seng turun 195,40 poin (0,72 persen) ke 26.965,19, dan indeks Straits Times melemah 0,70 poin (0,02 persen) ke posisi 3.181,87.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement