Jumat 24 Jan 2020 20:02 WIB

Pegadaian Berangkatkan Rombongan Umrah Perdana Arrum Safar

Direktur sebut Arrum Safar akan jadi salah satu backbone produk Pegadaian Syariah

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
PT Pegadaian (Persero) memberangkatkan rombongan umrah perdana produk pembiayaan berbasis syariah yang dikembangkan perseroan yakni Arrum Safar. 
Foto: Dok Pegadaian
PT Pegadaian (Persero) memberangkatkan rombongan umrah perdana produk pembiayaan berbasis syariah yang dikembangkan perseroan yakni Arrum Safar. 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pegadaian (Persero) memberangkatkan rombongan umrah perdana produk pembiayaan berbasis syariah yang dikembangkan perseroan yakni Arrum Safar. Rombongan umrah perdana produk Arrum Safar tersebut diikuti sebanyak 47 orang jemaah internal perusahaan, yang berasal dari sejumlah area kerja Pegadaian.

Para jamaah itu berasal dari Manado, Kendari, Samarinda, Padang, Serang, Bandung, dan kawasan Jabodetabek. Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk Pegadaian, Harianto Widodo optimistis bahwa produk ini akan menjadi salah satu backbone produk pegadaian Syariah.

"Ini keberangkatan perdana memberangkatkan jamaah internal beserta keluarganya, semoga ini menjadi awal yang baik untuk produk Arrum Safar ke depannya," katanya pada Jumat (24/1) melalui keterangan pers.

Harianto menjelaskan produk Arrum Safar bertujuan membantu sebanyak mungkin masyarakat dalam mewujudkan impian mereka untuk beribadah ke Tanah Suci, atau wisaya halal lainnya. Produk Arrum Safar merupakan pembiayaan berbasis Syariah untuk keperluan perjalanan wisata rohani, seperti umrah atau perjalanan halal lainnya dengan memanfaatkan emas sebagai agunannya.

Selain emas, berlian atau barang berharga lain seperti sertfikat tanah/bangunan, BPKB atau dokumen yang menunjukkan kemampuan nasabah dalam membayar. Produk ini dikemas dengan layanan yang mudah dan bekerja sama dengan sejumlah travel/biro perjalanan.

“Kami berharap produk ini dapat menjadi pilihan masyarakat," kata Harianto.

Produk Arrum Safar ini merupakan salah satu inovasi Pegadaian, seiring komitmen perseroan untuk terus melanjutkan terobosan dan pertumbuhan kinerja yang positif. Pegadaian mencatat laba bersih Rp 2,7 triliun pada 2018 dan aktif menggerakkan 1.804 tenaga pemasar di Indonesia.

Perseroan juga memiliki 9.623 agen yang membawa layanan Pegadaian lebih dekat kepada nasabah di seluruh penjuru negeri.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement