Kamis 28 Nov 2019 14:34 WIB

Tujuh Start-up Malaysia Jelajahi Peluang Bisnis di Indonesia

Tiap start-up berasal dari sektor berbeda dan akan layani masyarakat Indonesia.

Rep: Chandra Maulana (swa.co.id)/ Red: Chandra Maulana (swa.co.id)
Tujuh start-up tersebut diantaranya adalah Accendo, Eco Community, NexPlatform, Parkit Solutions, Sonicboom Solutions, Subhome Management dan Supplycart
Tujuh start-up tersebut diantaranya adalah Accendo, Eco Community, NexPlatform, Parkit Solutions, Sonicboom Solutions, Subhome Management dan Supplycart

Baca Juga

Expand lndonesia, program besutan Ydigital Asia bersama Malaysia Digital Economy Corporation (MDEC) yang ke lima resmi dimulai. Terhitung mulai Senin 25 November 2019 dan akan berakhir pada 30 November 2019.

Sebanyak tujuh startup dari Malaysia akan bergabung dalam program ini selama seminggu. Ketujuh startup ini di antaranya adalah Accendo, Eco Community, NexPlatform, Parkit Solutions, Sonicboom Solutions, Subhome Management, serta Supplycart. Masing-masing start-up berasal dari sektor yang berbeda dan ke depannya, inovasi yang dibawa pun akan bisa melayani masyarakat Indonesia.

Setelah menyelenggarakan lima kelas virtual mengenai pengantar ke Marketing dan Periklanan di Indonesia, Kepatuhan Hukum dan Regulasi, Ekspansi Usaha, praktek-praktek Sumber Daya Manusia dan Iklim Investasi di Indonesia di minggu sebelumnya, ketujuh perusahaan startup tersebut siap memulai perjalanan mereka di ekosistem startup lndonesia.

Selama seminggu ke depan, sejumlah 12 peserta dari 7 perusahaan start-up akan menghadiri beberapa pertemuan bersama perusahaan venture capital seperti Kejora Ventures dan Monk's Hill Ventures, serta partner dari perusahaan properti dan teknologi.

Kegiatan tersebut adalah bagian dari tahap kedua dari program Expand lndonesia, dimana tujuannya adalah untuk membangun hubungan bisnis dan mendapatkan wawasan lokal mengenai pasar di Indonesia.

Menurut Keasavan Hari Krishnan, Market Engagement Lead, Growth Ecosystem Development MDEC, kerja sama ini menciptakan peluang akses pasar bagi perusahaan start-up Malaysia untuk memvalidasi dan memperluas kehadiran mereka di Indonesia.

“Perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi memiliki model usaha yang dapat diukur serta memiliki potensi untuk bertumbuh lebih lanjut secara regional,” ujarnya, di Jakarta, (25/11/2019).

Keasavan menambahkan, melalui inisiatif-inisiatif lintas-perbatasan tersebut, MDEC berusaha untuk menciptakan komunitas start-up di Asia Tenggara yang bersemangat dan berkomitmen untuk membangun sebuah ekosistem yang inovatif.

Di samping itu, ada Tim Matindas, Head of Client Services Ydigital Asia, mengatakan bahwa kerja sama Indonesia dan Malaysia tidaklah hanya untuk masa depan, namun salah satunya adalah dilakukan mulai dari sekarang melalui program Expand Indonesia ini.

Ia menambahkan, meskipun landscape pengguna di Jakarta akan berbeda dengan yang ada di Surabaya, Medan, Bali atau di kota-kota lainnya, pihaknya akan senantiasa membantu startup Malaysia tersebut melalui pengetahuan dan keahlian yang telah dimiliki agar mereka bisa lebih cepat memahami ekosistem di Indonesia hingga penetrasi ke pasar yang lebih besar.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan swa.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab swa.co.id.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement