Jumat 22 Nov 2019 12:21 WIB

Dua Perusahaan Sekuritas Luncurkan Wakaf Saham

Keaktifan investor syariah menjadi modal berkembangnya wakaf saham di Indonesia.

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Friska Yolanda
Pengunjungi mengamati layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (15/11/2019).
Foto: ANTARA FOTO
Pengunjungi mengamati layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (15/11/2019).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan sekuritas yang berminat meluncurkan produk filantropi islam di pasar modal syariah terus bertambah. Bertepatan dengan gelaran Sharia Investment Week (SIW) 2019 hari ke-2, Philip Sekuritas dan Panin Sekuritas turut serta meluncurkan produk wakaf saham. 

Direktur Panin Sekuritas, Prama Nugraha, mengatakan potensi pertumbuhan donasi melalui produk filantropi cukup tinggi. Hal ini terlihat dari pertumbuhan jumlah rekening syariah maupun transaksi perdagangan di Panin Sekuritas. 

Baca Juga

"Memang investor syariah cukup aktif bertransaksi di Panin Sekuritas," kata Prama dalam acara Sharia Investment Week 2019 di gedung BEI, Jakarta, Jumat (22/11).

Prama mengatakan per Oktober 2019, jumlah rekening efek syariah di Panin Sekuritas sudah mencapai 2.000 rekening dari total sekitar 20 ribu rekening efek. Adapun frekuensi transaksi yang tercatat pada tahun ini mencapai 18.400 kali dengam nilai Rp 500 miliar. 

Keaktifan investor saham syariah ini, menurut Prama, menjadi modal bagi perusahaan untuk menyosialisasikan produk wakaf saham. Selain itu, Prama juga melihat kehadiran produk ini menjadi potensi yang besar untuk penambahan investor saham syariah baru di Panin Sekuritas. 

Prama mengaku, Panin Sekuritas sendiri sudah tujuh tahun turut serta berperan dalam pengembangan pasar modal syariah. Pada 2012, perusahaan meluncurkan fasilitas perdagangam saham online yang memenuhi kaidah syariah. Di tahun yang sama Panin Sekuritas meluncurkan dua produk reksa dana syariah.

Sementara itu, Direktur Philip Sekuritas, Thessalonica Winarto mengatakan peluncuran wakaf saham ini merupakan komitmen perusahaan untuk memajukan pasar modal syariah sekaligus membantu investor dalam melakukan aksi sosial. Philip Sekuritas sendiri memiliki sistem trading online syariah sejak 2016. 

"Dengan adanya kemudahan untuk berwakaf saham, semakin mudah kita membantu sesama," kata Thessa.

Untuk keperluan layanan wakaf saham ini, Panin Sekuritas dan Philip Sekuritas menggandeng Dompet Dhuafa selaku nazir. General Manager Wakaf Dompet Dhuafa, Bobby P Manullang, mengatakan Wakaf Saham memiliki peran penting sebagai memajukan ekonomi syariah Indonesia. 

"Selain itu wakaf saham dapat juga menjadi pilihan alternatif untuk investor bisa berbagi melalui instrumen saham”, kata Bobby.

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Hasan fawzi mengatakan, wakaf saham merupakan program yang baru saja diluncurkan pada tahun ini, tepatnya pada 26 April lalu. Wakaf saham memberi kesempatan investor saham syariah yang memiliki portofolio saham syariah untuk tidak hanya berinvestasi dan bertransaksi saham syariah tetapi juga berdonasi wakaf. 

Hasan mengatakan, minat perusahaan untuk meluncurkan wakaf saham terus meningkat. Menurut Hasan, dalam waktu dekat akan ada tiga perusahaan lagi yang berencana meluncurkan wakaf saham ini.

"Kami mencatat sekarang sudah ada enam perusahaan sekuritas, kami berharap akan terus diikuti oleh sekuritas lainnya," tutur Hasan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement