Selasa 15 Oct 2019 18:44 WIB

BI Siapkan Teknologi Pembayaran Tol yang Tersambung Debit

Bank Indonesia akan menerapkan pembayaran tol tanpa perlu berhenti tapping.

Petugas Jasa Marga membantu pengendara melakukan transaksi nontunai menggunakan e-toll di gerbang tol. ilustrasi
Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
Petugas Jasa Marga membantu pengendara melakukan transaksi nontunai menggunakan e-toll di gerbang tol. ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia akan menerapkan teknologi Multi Lane Free Flow (MLFF) atau pembayaran tol tanpa perlu berhenti tapping. Direncanakan penerapan ini akan dilakukan pada tahun depan.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko mengatakan basis data alat pembayaran tol atau e-money akan diubah dari chip menjadi server, sehingga diharapkan penerapan teknologi ini dapat mempercepat transaksi di gerbang tol.

Baca Juga

“Uang elektronik yang cocok untuk ini adalah server based,” ujarnya saat acara FinExpo & Sundownrun 2019 di Restoran Madame Delima, Jakarta, Selasa (15/10).

Menurutnya server tersebut akan tersambung dengan kartu debit atau kartu kredit pengguna. Tujuannya agar ketika saldo tak mencukupi maka uang yang ada pada kartu debit atau kredit akan langsung terpotong.

“Jadi kalau saldonya (uang elektronik) kurang bisa jalan terus karena sudah terhubung ke kartu debit atau kredit,” ucapnya.

Saat ini, kata Onny, Kementerian PUPR dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tengah melakukan uji coba penerapan teknologi ini. “Teknologi masih dicari yang mana terbaik,” ucapnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement