Kamis 10 Oct 2019 21:09 WIB

Kemendes dan BNI Kerja Sama Pembiayaan Rumah Subsidi

Rumah subsidi berlokasi di Cikarang untuk para pegawai Kemendes.

Sekertaris Jenderal Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi Anwar Sanusi meresmikan Perjanjian Kerja Bersama Program Kepemilikan Rumah Pegawai antara Kemendes PDTT dengan PT. Bank Negara Indonesia dan PT. Alexandra Citra Pertiwi di Kantor Kemendes PDTT, Jakarta, Kamis (10/10/2019). Perumahan yang ditawarkan bagi pegawai terletak di Cikarang tipe 30/60 dengan angsuran Rp1 jutaan per bulan.
Foto: kemendes
Sekertaris Jenderal Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi Anwar Sanusi meresmikan Perjanjian Kerja Bersama Program Kepemilikan Rumah Pegawai antara Kemendes PDTT dengan PT. Bank Negara Indonesia dan PT. Alexandra Citra Pertiwi di Kantor Kemendes PDTT, Jakarta, Kamis (10/10/2019). Perumahan yang ditawarkan bagi pegawai terletak di Cikarang tipe 30/60 dengan angsuran Rp1 jutaan per bulan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memberikan akses rumah bersubsidi kepada pegawainya. Bank BNI akan memberikan fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama terkait Program Kepemilikan Rumah Pegawai tersebut dilaksanakan oleh Kemendes PDTT dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan PT Alexandra Citra Pertiwi di Kantor Kemendes PDTT, Jakarta, Kamis (10/10).

Baca Juga

“Ini bagian dari yang harus kita lakukan, terutama memberikan pelayanan terhadap karyawan di lingkungan Kementerian Desa, yang tidak lain adalah untuk meningkatkan kesejahteraan. Satu problem yang memang selama ini menjadi tantangan adalah perumahan,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Anwar Sanusi.

 

Kemendes PDTT memiliki pegawai sebanyak 1.400 PNS dan 1.200 Non PNS. Menurut Anwar Sanusi, terdapat 2.600 pegawai yang berpotensi membeli rumah bersubsidi. Menurutnya, fasilitas rumah bersubsidi tersebut cukup membantu pegawai untuk mendapatkan rumah, mengingat sulitnya mendapatkan rumah di lingkungan Jakarta dan sekitarnya.

“(Karyawan) Ada yang PNS ada yang non PNS. Inilah yang kita berikan kesempatan untuk mendapatkan fasilitas (rumah bersubsidi) ini,” ujarnya.

Anwar Sanusi mengatakan, terdapat beberapa alasan Kemendes PDTT melakukan kerjasama  terkait Program Kepemilikan Rumah Pegawai tersebut. Pertama, ia melihat bahwa perumahan adalah kebutuhan keluarga yang paling esensial, dimana pada lokasi tersebut akan terbangun ekosistem keluarga yang akan membentuk masyarakat. Kedua, ia menyadari bahwa sulitnya mendapatkan akses rumah lengkap beserta tanah.

“Untuk mendapatkan rumah lengkap dengan tanah dalam kondisi saat ini usaha yang harus dikeluarkan cukup luar biasa,” ujarnya.

Anwar sanusi berharap, fasilitas rumah bersubsidi yang berada di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi tersebut dapat dimanfaatkan pegawai dengan baik. Sebab, lokasi perumahan tersebut menurutnya, sangat dekat dengan fasilitas transportasi umum, sehingga memudahkan karyawan saat bekerja.

“Yang ditawarkan oleh PT Alexandra Citra Pertiwi dan didukung Bank BNI, ini sangat menarik. Artinya teman-teman di lingkungan karyawan Kementerian Desa bisa mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan rumah. Kami berharap semoga banyak yang memanfaatkan kesempatan ini,” ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement