Kamis 26 Feb 2026 14:03 WIB

BRI Salurkan KUR Rp178 Triliun Sepanjang 2025, Pertanian Terbesar

Sektor pertanian menjadi kontributor utama dengan pembiayaan sebesar Rp80,09 triliun.

Rep: Eva Rianti/ Red: Satria K Yudha
BRI menyalurkan KUR sebesar Rp178 triliun sepanjang 2025.
Foto: BRI
BRI menyalurkan KUR sebesar Rp178 triliun sepanjang 2025.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia Tbk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat senilai Rp178,08 triliun kepada sekitar 3,8 juta debitur sepanjang Januari hingga Desember 2025. Sektor pertanian menjadi penerima pembiayaan terbesar dan menegaskan fokus penguatan ekonomi berbasis sektor produktif.

Direktur Utama PT BRI Hery Gunardi mengatakan, sektor pertanian mendominasi penyaluran KUR perseroan. “BRI telah menyalurkan KUR senilai Rp178,08 triliun kepada sekitar 3,8 juta debitur pada periode Januari—Desember 2025. Sektor pertanian menjadi kontributor utama dengan pembiayaan sebesar Rp80,09 triliun atau setara dengan 44,97 persen dari keseluruhan KUR yang telah disalurkan BRI,” kata Hery Gunardi dalam konferensi pers capaian kinerja BRI, Kamis (26/2/2026).

Baca Juga

Penyaluran KUR tersebut diharapkan memperkuat pertumbuhan ekonomi akar rumput secara berkelanjutan, terutama melalui dukungan pembiayaan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di sektor produktif. Pembiayaan ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses keuangan dan meningkatkan kapasitas usaha masyarakat.

Selain KUR, BRI juga menyalurkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan sebagai bagian dari program prioritas pemerintah di sektor perumahan. Sepanjang 2025, BRI telah menyalurkan kredit pemilikan rumah subsidi sebesar Rp16,16 triliun kepada lebih dari 118.000 debitur di seluruh Indonesia.

BRI optimistis dapat melanjutkan kontribusi tersebut pada tahun ini melalui peningkatan penyaluran rumah bersubsidi. “Untuk tahun ini BRI optimis untuk dapat menyalurkan pembiayaan FLPP sebesar 60.000 unit rumah bersubsidi,” ujar Hery Gunardi.

BRI juga mendukung berbagai program pemerintah lainnya, antara lain Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, serta penyaluran bantuan sosial non tunai. Program tersebut mencakup Program Keluarga Harapan, bantuan sembako stimulus, dan Bantuan Langsung Tunai guna memperkuat perlindungan sosial dan daya beli masyarakat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement