Ahad 29 Sep 2019 13:40 WIB

PLN Salurkan Bantuan untuk Korban Terdampak Gempa Ambon

Bantuan ini merupakan wujud tanggung jawab sosial PLN untuk membantu sesama.

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Gita Amanda
Bangunan yang rusak akibat gempa bumi di wilayah Liang Ambon, Maluku, Jumat (27/9/2019).
Foto: dok. Humas BNPB
Bangunan yang rusak akibat gempa bumi di wilayah Liang Ambon, Maluku, Jumat (27/9/2019).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memberikan bantuan kepada para korban bencana gempa yang melanda Kota Ambon dan sekitarnya. Bantuan ini diserahkan oleh General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) Romantika Dwi Juni Putra kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Farida Salampessy yang disaksikan oleh Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra di Kantor BPBD Provinsi Maluku, Sabtu (28/9).

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) Romantika Dwi Juni Putra mengatakan bantuan ini merupakan wujud tanggung jawab sosial PLN untuk membantu sesama dan meringankan beban para korban bencana gempa di Ambon dan sekitarnya.

Baca Juga

"Bentuk bantuan yang diberikan berupa selimut, bahan sembako, air mineral hingga terpal dengan total bantuan senilai Rp 75 juta," ujar Romantika dalam rilis yang diterima //Republika// di Jakarta, Ahad (29/9).

Selain itu, lanjut Romantika, Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN juga memberikan bantuan bagi tiga desa yang terdampak gempa di Ambon, yakni Desa Liang, Desa Tial dan Desa Tenga-Tenga. Bantuan ini juga akan diserahkan ke dusun-dusun yang terletak di sekitar tiga desa tersebut.

"Adapun bantuan yang diberikan yakni total senilai Rp 120 juta dengan bantuan berupa sembako dan perlengkapan dapur," ucap dia.

Di samping itu, kata dia, PLN juga berupaya memulihkan kembali sistem kelistrikan pasca gempa. Romantika menyampaikan, PLN telah berhasil memulihkan 100 persen sistem kelistrikan di Ambon.

"Kini seluruh sistem kelistrikan di Ambon telah kembali pulih, di mana sebelumnya pada Jumat (27/9) masih menyisakan wilayah padam di Hirnala hingga Negeri Liang," lanjutnya.

Sedangkan untuk di Pulau Haruku, saat ini wilayah yang masih terdampak padam yakni Desa Haruku dan Desa Oma. Hal ini salah satunya diakibatkan kendala dalam transportasi pengiriman material untuk mengganti material yang rusak ke lokasi akibat kapal yang tidak beroperasi sehingga diestimasikan perbaikan dapat dilaksanakan pada Senin (30/9).

Ketua BPBD Provinsi Maluku Farida Salampessy mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah memberikan bantuan kepada para korban bencana gempa ini.

"Bantuan ini akan segera kami salurkan kepada para pengungsi dan juga korban gempa," ujar Farida.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement