Jumat 13 Sep 2019 04:50 WIB

Bank Mandiri Catat Kredit Macet UMKM Menurun

Realisasi kredit Bank Mandiri hingga akhir tahun ini ditargetkan tumbuh 12 persen

Bank Mandiri
Foto: Darmawan/Republika
Bank Mandiri

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Bank Mandiri mencatat angka kredit macet untuk usaha mikro kecil menengah (UMKM) per Agustus 2019 mencapai 2,0 persen. Angka tersebut turun dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar 3,3 persen.

"Kualitas kredit UMKM semakin membaik dengan penurunan kredit macet," kata Direktur Retail Banking Bank Mandiri Donsuwan Simatupang saat meninjau pengembangan wisata di Desa Kutuh, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (12/9).

Baca Juga

Menurut dia, penurunan kredit macet atau non performing loan (NPL) tersebut salah satunya didorong oleh mekanisme kontrol Bank Mandiri dalam penyaluran kredit. Sebagian besar penyaluran kredit itu, kata dia, diarahkan ke sektor produktif karena mampu mendorong pergerakan ekonomi.

Bank BUMN itu mencatat realisasi kredit UMKM per Agustus tahun ini mencapai Rp 87,1 triliun atau tumbuh 12,2 persen jika dibandingkan periode sama tahun 2018. Sedangkan apabila digabung realisasi grup Bank Mandiri termasuk Mandiri Syariah dan Bank Mantap, penyaluran kredit UMKM per Agustus 2019 mencapai Rp 127,8 triliun atau naik 15,9 persen jika dibandingkan periode sama tahun lalu.

Ia menargetkan realisasi kredit hingga akhir tahun ini tumbuh 12 persen atau sekitar Rp 95 triliun. Khusus kawasan Bali dan Nusa Tenggara, lanjut dia, realisasi kredit UMKM Bank Mandiri per Agustus 2019 mencapai Rp 4,1 triliun yang didominasi penyaluran di Pulau Dewata khususnya untuk sektor pariwisata.

Hingga akhir tahun ini, realisasi kredit UMKM Bank Mandiri di Bali dan Nusa Tenggara, lanjut dia, ditargetkan mencapai Rp 5 triliun. "Secara umum penyaluran kredit kami harapkan tumbuh 10-11 persen, tapi kenyataannya posisi hingga Agustus 2019 malah melampaui mencapai 12 persen," kata Donsuwan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement