Kamis 04 Jul 2019 10:43 WIB

Pembiayaan Roda Dua Adira Finance Naik Delapan persen

Adira Finance sebut sudah ada perbaikan dalam pembiayaan roda dua.

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Friska Yolanda
Direktur Keuangan Adira Finance I Dewa Made Susila (kiri) bersama Direktur Syariah Bank Danamon Herry Hykmanto (kanan) menjadi narasumber dalam talkshow buka puasa bersama media dengan Bank Danamon, Adina Finance dan Adira Insurance di Jakarta, Jumat (10/5).
Foto: Republika/Prayogi
Direktur Keuangan Adira Finance I Dewa Made Susila (kiri) bersama Direktur Syariah Bank Danamon Herry Hykmanto (kanan) menjadi narasumber dalam talkshow buka puasa bersama media dengan Bank Danamon, Adina Finance dan Adira Insurance di Jakarta, Jumat (10/5).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pembiayaan roda dua multifinance membaik selama enam bulan pertama di tahun 2019. PT Adira Dinamika Multifinance Tbk (Adira Finance) mencatat, selama semester 1 2019, pembiayaan roda dua tumbuh 8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu (year on year).

Direktur Keuangan Adira Finance I Dewa Made Susila mengatakan, pertumbuhan ini menunjukkan pemulihan setelah  beberapa tahun belakangan ini pembiayaan roda dua tidak tumbuh. "Pembiayaan secara keseluruhan Rp 18,4 trilliun, tumbuh empat persen. Roda dua mulai recover, naik delapan persen," ujar Made saat ditemui di Jakarta, Rabu (3/7).

Dia menjelaskan, situasi saat ini merupakan perbaikan bagi industri roda dua. Pertumbuhan ini, masih jauh di atas target puncak yang sebesar 8 juta unit, saat ini masih sekitar 6 juta unit roda dua. Dalam pembiayaan roda dua, sekitar 75 persen kendaraan masih didominasi oleh merek Honda. Sedangkan sisanya yakni Yamaha. 

Ke depannya Adira Finance akan menggenjot bisnis pembiayaan roda dua ini, apalagi saat ini roda empat masih mengalami penurunan mencapai lebih dari 10 persen. Ditargetkan hingga akhir tahun pembiayaan akan tumbuh dalam kisaran 5 persen hingga 10 persen. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement