Selasa 04 Jun 2019 00:55 WIB

Kereta Api Walahar dan Jatiluhur tak Lagi Setop di Kemayoran

PT KAI menghentikan penjualan tiket dari dan menuju Kemayoran.

Rep: Dian Erika Nugraheny / Red: Nashih Nashrullah
Ilustrasi kereta api
Foto: ANTARA FOTO
Ilustrasi kereta api

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— PT KAI Daop 1 Jakarta melakukan perubahan pola operasi terhadap dua kereta api (KA) lokal.  Ini dilakukan untuk terus meningkatkan keselamatan dan keamanan penumpang di masa angkutan Lebaran 2019. 

Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa, mengatakan perubahan pola operasi itu menyasar KA Walahar relasi Tanjung Priok–Puwakarta dan KA Jatiluhur relasi Tanjung Priok–Cikampek (PP). Adapun bentuk perubahan pola operasi adalah, mulai 8 Juni 2019, KA Walahar dengan tiga perjalanan per hari dan KA Jatiluhur dengan empat perjalanan per hari tidak akan berhenti di Stasiun Kemayoran seperti biasanya.

Baca Juga

Dengan adanya perubahan pola operasi ini, PT KAI Daop 1 Jakarta akan mulai menghentikan penjualan tiket dari dan menuju Stasiun Kemayoran setelah perubahan pola operasi dilakukan. 

"Terhitung hari ini PT KAI Daop 1 Jakarta mulai melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terkait perubahan pola operasi KA Lokal di Stasiun Kemayoran. Hal ini kami lakukan guna mengedepankan keselamatan naik-turun penumpang di stasiun ini,” jelas Eva dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/6). 

Dengan adanya perubahan pola operasi tersebut, calon penumpang dari Jakarta yang ingin menuju Purwakarta dan Cikampek dengan KA Walahar dan Jatiluhur dapat melalui stasiun Tanjung Priok, Cikarang, dan Tambun.  Hal ini pun berlaku untuk calon penumpang dari Purwakarta dan Cikampek yang akan menuju Jakarta.  

 

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement