Rabu 23 Jan 2019 14:02 WIB

Garuda Indonesia Klaim Sudah Turunkan Harga Tiket 70 Persen

Garuda meminta situs pembelian tiket mencantumkan harga sebelum dan sesudah diskon

Direktur Utama Garuda Indonesia sekaligus Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) Ari Askhara mengungkapkan tanggapannya mengenai dugaan kartel tiket pesawat yang saat ini tengah diteliti Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di Garuda Indonesia Training Center (GITC), Rabu (23/1).
Foto: Republika/Rahayu Subekti
Direktur Utama Garuda Indonesia sekaligus Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) Ari Askhara mengungkapkan tanggapannya mengenai dugaan kartel tiket pesawat yang saat ini tengah diteliti Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di Garuda Indonesia Training Center (GITC), Rabu (23/1).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara menyebut pihaknya sudah menurunkan harga tiket sebesar 70 persen. Namun, ia menegaskan penurunan 70 persen hanya di musim sepi. 

Sementara di musim ramai, menurutnya, sudah pasti enggak ada penurunan harga, dan semua pasti naik. "Rute-rute tertentu langsung 70 persen bukan up to langsung 70 persen, tidak ada lagi 10-20 persen untuk di low season ini," kata Askhara usai mengikuti simulasi keselamatan di Garuda Indonesia Training Center, Jakarta, Rabu (23/1).

Ia juga meminta situs pembelian tiket untuk mencantumkan harga sebelum dan sesuah diskon agar masyarakat mengetahui bahwa harga sudah diturunkan. "Kami memperlihatkan harga normal berapa harga diskon berapa, biasanya harga hotel ada harga coret, sekarang di online travel ada harga coret, jadi tahu normal diskon berapa sudah kita turunkan domestik dan internasional," katanya.

Ari menambahkan pihaknya juga akan menggelar Garuda Group Anniversary Online pada 26-31 Januari 2019 untuk menjual tiket murah dengan potongan 70 persen di rute-rute tertentu.

Untuk rute dengan harga normal, di antaranya seperti Denpasar, Yogyakarta, Surabaya, Aceh, Padang. Sementara rute dengan potongan 50 persen, yaitu Ambon, Makassar, Jayapura.

"Jadi semuanya kita turunkan, memang terjadi pertanyaan dari masyarakat kok cuma segitu kapasitasnya, karena kita menawarkan harga murah 30 persen. Jadi, mohon masyarakat mengerti kita memang jual yang murah dulu," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement