Rabu 05 Dec 2018 15:24 WIB

Presiden Tegaskan Pembangunan di Papua Tetap Diteruskan

Pemerintah akan melanjutkan pembangunan Trans Papua sepanjang 4.600 Kilometer.

Foto udara Jalur Trans Papua di ruas jalan Wamena-Habema, Papua, Selasa (9/5).
Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Foto udara Jalur Trans Papua di ruas jalan Wamena-Habema, Papua, Selasa (9/5).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo menegaskan pembangunan infrastruktur di Papua akan tetap dilanjutkan, dan tidak akan dihentikan. "Saya sampaikan bahwa pembangunan Trans Papua tetap terus dijalankan, diteruskan. Tidak akan berhenti," tegas Presiden Jokowi dalam jumpa pers di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu (5/12).

Presiden telah memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono untuk melanjutkan pembangunan Trans Papua sepanjang 4.600 Kilometer. Menurut Presiden, jalan Trans Papua dari Wamena menuju Mumugu akan dibangun 35 jembatan tetap harus diselesaikan.

"Jadi tetap harus diselesaikan. Artinya, PU jalan terus untuk membangun tanah Papua atau mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar mantan gubernur DKI Jakarta itu.

photo
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait penembakan pekerja Trans Papua di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/12/2018). (ANTARA)

Kepala Negara mengatakan kendala pembangunan di wilayah Papua begitu sulit, antara lain medan geografis yang sulit, serta akses yang terbatas dan gangguan keamanan. Untuk membawa alat berat dan aspal ke beberapa titik pembangunan jalan Trans Papua, ungkap Jokowi, juga perlu menggunakan helikopter.

"Ini yang menyebabkan kadang-kadang sebuah proyek itu harus berhenti dulu, misalnya, karena alat yang sangat sulit dan kadang-kadang keamanan juga masih perlu perhatian. Sehingga yang bekerja di sana betul-betul bertaruh nyawa," jelas Presiden.

Menurut Menteri PU Basuki, pemerintah membangun jalan Trans Papua dan Papua Barat sepanjang 3.500 kilometer dan jalan perbatasan 1.100 kilometer. Insiden penembakan terjadi di seksi Wamena-Mumugu yang dibangun sepanjang 278 kilometer dengan 35 jembatan.

Total pembangunan jalan baru sejak 2015-2019 di Papua dan Papua Barat yakni 1.052 kilometer, dengan pemeliharaan jalan sepanjang 4.160 kilometer.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement