Jumat 30 Nov 2018 16:13 WIB

Kawasan Wisata Ilmiah Cimanggu Jadi Magnet Baru di Bogor

KAWITAN Bogor merupakan wisata edukasi

Red: EH Ismail
Kawasan Wisata Ilmiah Cimanggu (KAWITAN) Bogor, Jawa Barat.
Kawasan Wisata Ilmiah Cimanggu (KAWITAN) Bogor, Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, CIMANGGU -- Kawasan Wisata Ilmiah Cimanggu (KAWITAN) Bogor sebagai wisata edukasi menjadi magnet baru bagi kaum Ibu. Rombongan tersebut diantaranya, organisasi wanita, PIII Cabang Bogor yang bertandang ke KAWITAN , Kamis (28/11).

Rombongan berjumlah 18 orang dipimpin Ketua PIII Cabang Bogor, Wati Priyambodo.  Mereka diterima perwakilan dari Bogor Agro Science Techno Park (BASTP) Didu Wahyudi dan Dani Medionovianto. Kedatangan rombongan sebagai upaya edukasi dari PIII Cabang Bogor kepada para pengurus dan anggotanya untuk mengetahui lebih banyak tentang BASTP.

"Selama ini kami mengenal kawasan cimanggu sebagai daerah yang kaku, serius, tempat penelitian, dan kami mengenalnya hanya Balitro," kata Wati. 

Pada kesempatan tersebut, rombongan disuguhi tayangan inovasi Balitbangtan di salah satu display multimedia, Agrocinema.

 “2018 adalah tahun ke-2 dalam roadmap BASTP untuk menguatkan Brand Recognition BASTP,  sehingga masyarakat mengenal tentang BASTP," ujar  Didu.  

Lebih lanjut Didu menyampaikan enam fungsi layanan BASTP yang dapat dimanfaatkan seluas-luasnya bagi masyarakat. Enam fungsi layanan itu antara lain wisata ilmiah, kunjungan edukasi, bimbingan teknologi, konsultasi teknologi, inkubasi bisnis dan konsultasi kelayakan usaha.

Kunjungan rombongan dilanjutkan ke Taman Agro Inovasi yang terletak kurang lebih 100 meter dari Agro Cinema. Di sini rombongan melihat display pemanfaatan inovasi pertanian tentang Urban Farming. Antusiasme terlihat dari raut peserta yang semakin tertarik dengan disuguhkannya demo tentang pengolahan pangan yaitu pembuatan jus dari sayuran pakcoy (smoties) dan budidaya micro green.

“Kami menitipkan pesan kepada PIII Cabang Bogor untuk mengenalkan BASTP kepada masyarakat luas, khususnya kota Bogor untuk dapat dimanfaatkan sebaik mungkin,” tutur Dani.  (Didu Wahyudi)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement