Jumat 26 Oct 2018 10:41 WIB

BCA Syariah Catat Pertumbuhan Aset 17,5 Persen

Laba bersih yang berhasil dihimpun sebesar Rp 38,2 miliar.

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Friska Yolanda
Kenaikan Laba Semester Pertama. Direktur Utama BCA Syariah John Kosasih bersiap  memberikan paparan kinerja BCA Syariah Semester pertama di Jakarta, Selasa (31/7).
Foto: Republika/ Wihdan
Kenaikan Laba Semester Pertama. Direktur Utama BCA Syariah John Kosasih bersiap memberikan paparan kinerja BCA Syariah Semester pertama di Jakarta, Selasa (31/7).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank BCA Syariah mencatat total aset telah mencapai Rp 6,6 triliun per Kuartal III-2018. Jumlah ini mengalami pertumbuhan 17,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pembiayaan BCA Syariah mencapai Rp 4.8 triliun, tumbuh 21,1 persen year on year dengan Non Performing Financing (NPF) terjaga pada posisi yang rendah dan sehat, yaitu 0,54 persen secara gross dan 0,29 persen secara nett. Sementara, Dana Pihak Ketiga (DPK) telah mencapai Rp 53 triliun atau tumbuh 20,1 persen yoy.

Direktur BCA Syariah, John Kosasih mengatakan pembiayaan tumbuh di atas rata-rata industri, yakni 21 persen. Ia menilai rasio pertumbuhan dana dan pembiayaan beda tipis artinya keuangan sehat.

"DPK pertumbuhan dana dan pembiayaan itu sehat. Artinya setiap dana yang dihimpun, pembiayaannya juga disalurkan dengan optimal," kata dia setelah pelatihan Membaca Laporan Keuangan Bank Syariah, BCA Syariah, Kamis (25/10).

John menambahkan, pertumbuhan profit sekitar 17 persen ditunjang dengan modal yang cukup menghasilkan return on equity (ROE yang cukup baik sebesar 4,42 persen. Pembiayaan untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) cukup meningkat di angka sekitar 19 persen. Sementara pembiayaan infrastruktur mencapai 10 persen.

John mengatakan BCA Syariah saat ini fokus untuk pembiayaan produktif daripada konsumtif. Pertumbuhan pembiayaan juga bisa mencapai 60 persen. Pencairan pembiayaan lebih banyak dengan banyak pelunasan dipercepat. 

Berdasarkan data laporan keuangan per 26 Oktober, PT BCA Syariah membukukan laba bersih Rp 38,2 miliar pada kuartal III-2018. Kenaikan laba bersih ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan operasional.

Baca juga, Akuisisi Dua Bank Kecil Molor, Ini Kata BCA

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement