Selasa 27 Mar 2018 17:08 WIB

Konsumsi Premium di DIY Menurun

Konsumsi premium menurun hingga 58 persen.

Rep: Neni Ridarineni/ Red: Teguh Firmansyah
Warga mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di SPBU.
Foto: Republika/Agung Supriyanto
Warga mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di SPBU.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Konsumsi Premium di DIY terus menurun. Tak sedkikit konsumen yang beralih ke  pertalite. Dari hasil rekapitulasi 1 sampai 25 Maret untuk konsumsi premium menurun hingga 58 persen. Adapun konsumsi pertalite naik enam persen.

 

Demikian disampaikan Manager Communication & Relations PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Wilayah Jawa Bagian Tengah & DIY Andar Lestari pada Republika.co.id, Selasa (27/3).

Ia menjelaskan, jumlah konsumsi premium dari  1 sampai Maret 2018 sebanyak 4.964 Kiloliter (KL) sedangkan jumlah konsumsi pertalite sebanyak 31.488 KL. 

 

"Namun data setelah adanya kenaikan pertalite belum ada. Biasanya Kamis baru keluar datanya," kata Andar menambahkan.

Lebih lanjut ia mengatakan, konsumsi Premium di Yogyakarta 10-12 persen, sedangkan pertalite 70-71 persen, sisanya pertamax. "Hal itu menunjukkan masyarakat Yogyakarta sud ah cerdas dalam memilih bahan bakar yang berkualitas," tuturnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement