Jumat 02 Mar 2018 22:56 WIB

Satelit BRI Bantu Program BBM Satu Harga di Papua

Pengelola pangkalan BBM semakin mudah untuk melakukan transaksi pembayaran via bank.

Rep: Binti Sholikah/ Red: Satria K Yudha
Refleksi salah satu antena terlihat dari gedung fasilitas kontrol utama satelit (Primary Satellite Control Facility/ PSCF) BRI di Jakarta, Kamis (26/5). (Antara/Ismar Patrizki)
Foto: Antara/Ismar Patrizki
Refleksi salah satu antena terlihat dari gedung fasilitas kontrol utama satelit (Primary Satellite Control Facility/ PSCF) BRI di Jakarta, Kamis (26/5). (Antara/Ismar Patrizki)

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA --  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengoperasikan jaringan satelit BRI, BRIsat, untuk mendorong inklusi keuangan di wilayah 3T (tertinggal, terluar dan terdepan). Jaringan BRI akan dimanfaatkan oleh agen BRILink di Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, Jayapura. 

Operasional agen BRILink dengan pemanfaatan jaringan BRIsat tersebut untuk memfasilitasi akses keuangan penduduk di Pegunungan Arfak. Sebelumnya, mereka harus menempuh perjalanan selama empat jam ke unit kerja perbankan terdekat di Kecamatan Trafi. 

"Langkah ini sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam penerapan BBM satu harga yang telah dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu. Bank BRI berkomitmen untuk terus mendekatkan akses keuangan di wilayah 3T," kata Direktur Digital Banking dan Teknologi BRI, Indra Utoyo, melalui siaran pers, Jumat (2/3).

Indra menambahkan, pangkalan BBM di Pegunungan Arfak sebelumnya harus mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk melakukan transaksi pembayaran transfer via bank di Trafi. Dengan beroperasinya agen BRILink di Pegunungan Arfak, pengelola pangkalan BBM dan masyarakat tidak perlu menempuh medan yang berat menuju Trafi. Biaya transportasi yang dikeluarkan menuju Trafi terbilang tinggi dengan kisaran Rp 500 ribu sekali jalan atau Rp 1 juta untuk pulang pergi. 

Menurut Indra, terobosan tersebut melengkapi operasinal kegiatan perbankan BRI melalui agen BRILink yang telah beroperasi di Jayapura. Hingga 31 Januari 2018, Bank BRI memiliki 2.656 agen BRILink yang tersebar di Pulau Papua. Di antaranya Kantor Cabang BRI Biak yang memiliki 72 Agen BRILink, Kantor Cabang BRI Jayapura sebanyak 213 Agen BRILink, Nabire 195 agen, Timika 299 agen, Abepura 362 agen, Bintuni 65 agen, Fak-Fak 115 agen, Sentani 321 agen, Manokwari 248 agen, Merauke 198 agen, Serui 85 agen, Sorong 366 agen, dan Kanca BRI Wamena dengan 177 Agen BRILink. 

Sebelumnya, akses agen BRILink melalui jaringan satelit BRIsat telah beroperasi di Kabupaten Sorong Selatan dan Kabupaten Teluk Wondama. Di Kabupaten Manokwari, setelah pegunungan Arfak, pemanfaatan agen BRILink melalui BRIsat akan menjangkau Kabupaten Puncak, dan Kabupaten Memberamo Raya. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement