Rabu 18 Mar 2026 10:34 WIB

KAI: 15.706 Pelanggan Telah Memanfaatkan Program Mudik Gratis Kereta

KAI terlibat dalam program mudik gratis bersama pemerintah, BUMN dan instansi lain

Penumpang mendapatkan informasi keberangkatan kereta di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (17/3/2026). Berdasarkan data KAI Daop 1 Jakarta per 17 Maret 2026 pukul 18.00 WIB, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Gambir mencapai 18.250 orang atau mengalami kenaikan sebesar 4,4 persen. KAI Daop 1 Jakarta menyediakan total kapasitas tempat duduk pada masa Angkutan Lebaran 2026 sebanyak 1.083.623 kursi.
Foto: Republika/Prayogi
Penumpang mendapatkan informasi keberangkatan kereta di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (17/3/2026). Berdasarkan data KAI Daop 1 Jakarta per 17 Maret 2026 pukul 18.00 WIB, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Gambir mencapai 18.250 orang atau mengalami kenaikan sebesar 4,4 persen. KAI Daop 1 Jakarta menyediakan total kapasitas tempat duduk pada masa Angkutan Lebaran 2026 sebanyak 1.083.623 kursi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberangkatkan 480 peserta mudik gratis dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Semarang Tawang menggunakan KA Tawang Jaya Premium pada Selasa (17/3). Program ini menjadi bagian dari dukungan KAI dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026.

Kereta berangkat pukul 06.45 WIB dengan layanan kelas ekonomi, menghadirkan alternatif perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan terjangkau di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Idulfitri.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan pemberangkatan ini merupakan kontribusi perusahaan dalam mendukung kelancaran arus mudik nasional.

“Pemberangkatan ini menjadi bagian dari dukungan KAI terhadap program mudik gratis pada masa Angkutan Lebaran 2026, sekaligus mempertegas peran kereta api sebagai moda transportasi massal yang aman, nyaman, dan efisien bagi masyarakat,” ujar Anne.

Secara keseluruhan, KAI juga terlibat dalam program mudik gratis bersama pemerintah, BUMN, dan berbagai instansi. Berdasarkan data tiket rombongan, terdapat 39.801 pelanggan yang terdaftar dari 14 pemesan, terdiri atas instansi pemerintah, BUMN, dan swasta.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 36.990 pelanggan menggunakan layanan kelas ekonomi, sementara 2.811 lainnya menggunakan kelas eksekutif. Permintaan perjalanan tersebut tersebar pada 40 perjalanan kereta api.

Pada periode 13 hingga 16 Maret 2026, tercatat 15.706 pelanggan telah memanfaatkan program mudik gratis menggunakan kereta api. Tingginya minat ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi massal berbasis rel.

Anne menilai program ini juga mendorong peralihan penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi publik, yang berdampak pada pengurangan kepadatan lalu lintas selama musim mudik.

“Kereta api menjadi salah satu solusi mobilitas karena mampu menghadirkan perjalanan yang lebih aman, bebas macet, dan memiliki kepastian waktu tempuh,” jelasnya.

KAI mencatat kinerja operasional tetap terjaga selama periode menjelang Lebaran. Pada Februari 2026, tingkat ketepatan waktu (on time performance) mencapai 99,84 persen untuk keberangkatan dan 97,61 persen untuk kedatangan.

Capaian ini menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat, terutama pada masa mudik ketika aspek keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu menjadi prioritas utama.

“Melalui program mudik gratis ini, KAI ingin memperluas akses masyarakat terhadap layanan transportasi publik yang andal sekaligus mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026,” ujar Anne.

Dengan kapasitas angkut besar dan jadwal perjalanan yang terukur, KAI terus memperkuat perannya sebagai salah satu moda transportasi utama dalam mendukung mobilitas masyarakat selama musim mudik.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement