Selasa 07 Nov 2017 10:16 WIB

IHSG Menguat Didukung Data Positif Ekonomi Domestik

Red: Nur Aini
Seorang pekerja melintasi layar elektronik pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (3/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 8,4 poin atau 0,14 persen ke 6.039 poin.
Foto: Akbar Nugroho Gumay/Antara
Seorang pekerja melintasi layar elektronik pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (3/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 8,4 poin atau 0,14 persen ke 6.039 poin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia (IHSG BEI), Selasa (7/11), dibuka menguat sebesar 4,92 poin seiring dengan respon positif investor terhadap ekonomi domestik.

IHSG BEI dibuka menguat 4,92 poin atau 0,08 persen menjadi 6.055,74. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,25 poin (0,12 persen) menjadi 1.008,47.

"Pelaku pasar saham masih merespon positif data produk domestik bruto (PDB) triwulan ketiga serta hasil survei konsumen yang masih pada level optimis," kata Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Selasa.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III 2017 sebesar 5,06 persen (yoy) atau secara kumulatif dari awal tahun hingga akhir kuartal III dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar 5,03 persen (c-t-c).

Sementara itu, Survei Konsumen Bank Indonesia pada bulan Oktober 2017 mengindikasikan keyakinan konsumen masih pada level optimis. Hal itu tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Oktober 2017 sebesar 120,7, lebih rendah dari 123,8 pada September 2017. Ia menambahkan nilai tukar rupiah yang terapresiasi terhadap dolar AS menambah sentimen positif bagi pasar saham. Nilai tukar yang stabil dengan kecenderungan menguat menandakan perekonomian stabil.

Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere mengatakan sentimen selanjutnya, investor akan menanti data cadangan devisa bulan Oktober 2017. Dari eksternal, kata dia, ketegangan di semenanjung Korea masih menjadi perhatian investor. Investor mencermati lawatan presiden AS Donald Trump ke Asia.

"Dalam kunjungan ke Jepang, Trump membahas isu Korea Utara dan perdagangan di Asia," katanya.

Sementara di bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei naik 108,98 poin (0,48 persen) ke 22.657,39, indeks Hang Seng menguat 271,36 poin (0,95 persen) ke 28.868,16 dan Straits Times menguat 29,44 poin (0,87 persen) ke posisi 3.411,09.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement