REPUBLIKA.CO.ID, ITALIA -- Maskapai penerbangan Jerman, Luftansa mengajukan penawaran untuk membeli lini bisnis suku cadang perusahaan penerbangan nasional Italia, Alitalia. Meskipun hanya tertarik pada bisnis yang sudah ada, Lufthansa berharap dapat membentuk "Alitalia baru".
Perusahaan penerbangan EasyJet dari Inggirs juga mengajukan ketertarikannya hanya dalam aset tertentu pada maskapai Alitalia.
Industri penerbangan Eropa sangat kompetitif. Baru-baru ini maskapai penerbangan Inggris Monarch dan maskapai asal Jerman Air Berlin dinyatakan pailit.
Alitalia mengatakan telah menerima tujuh penawaran pada Senin (16/10). Mereka saat ini sedang mempertimbangkannya.
Pemerintah Italia menunda tenggat waktu keputusan akhir atas penjualan Alitalia dari 4 November sampai April 2018 mendatang. Pemerintah juga mengumumkan pinjaman sebesar 300 juta lira atau sekitar 267 juta dolar AS untuk menjaga agar penerbangan tetap berjalan.
Pemerintah Italia juga telah mengucurkan dana penyelamatan sebesra 600 juta lira sejak Mei 2017. Alitalia masuk ke dalam pengawasan pemerintah sejak awal Mei setelah para karyawannya menolak dilakukannya pemotongan gaji dan pemecatan dalam program penyelamatan senilai dua miliar dolar AS.
Tawaran yang diajukan Luthansa untuk Alitalia bernilai 500 juta euro. Namun kemungkinan ditolak karena Pemerintah Italia akan menjual seluruh aset maskapai tersebut, tidak hanya sebagian (suku cadang) saja.